Durian, Daun Durian Keriting: Penyebab & Solusi Diagnosis Diferensial
Jess Ho / Pexels

Daun Durian Keriting: Penyebab & Solusi Diagnosis Diferensial

Gejala daun durian keriting pada musim kemarau umumnya disebabkan oleh serangan hama penghisap, defisiensi hara mikro, atau cekaman air yang mengganggu pembentukan jaringan daun muda.

Jawaban singkat

Masalah daun durian keriting sering kali muncul pada fase pembentukan tunas muda atau trubus, terutama saat memasuki puncak musim kemarau di Indonesia. Daun muda yang baru keluar tampak menggulung, keriput, atau meliuk tidak normal, sehingga menghambat proses fotosintesis dan memperlambat pertumbuhan bibit maupun pohon dewasa. Tanpa penanganan yang tepat, kerusakan pada pupus muda ini dapat menurunkan kebugaran tajuk tanaman hingga 40 persen.

Ringkas: Durian

Cahaya
Sinar matahari penuh minimal 7 jam sehari
Penyiraman
Siram teratur 2-3 hari sekali saat kemarau, kurangi saat berbunga
Musim
Sepanjang tahun, tanam awal musim hujan
Tingkat Kesulitan
Sedang

Membutuhkan perhatian ekstra pada sistem drainase lahan agar akar tidak tergenang.

Penyebab utama yang paling sering dijumpai di lapangan adalah serangan hama penghisap seperti thrips, kutu loncat durian, dan tungau. Hama-hama mikroskopis ini sangat aktif berkembang biak ketika suhu udara meningkat di atas 32 derajat Celsius dengan kelembapan udara yang rendah. Mereka mengisap cairan sel pada helai daun muda yang masih lunak, meninggalkan bekas berupa bercak kekuningan, tepi daun menggelembung, atau helai daun yang mengkerut keras.

Selain faktor hama, kondisi daun keriting juga dapat dipicu oleh faktor non-biotik seperti defisiensi unsur hara mikro kalsium serta boron, atau kombinasi cekaman kekeringan tanah. Ketika pasokan air di sekitar piringan pohon berkurang secara drastis pada musim kemarau, translokasi kalsium menuju titik tumbuh muda menjadi terhambat. Akibatnya, dinding sel daun muda tidak terbentuk sempurna dan menghasilkan helai daun yang kaku, melengkung ke bawah, atau berbentuk tidak simetris.

Pengendalian masalah ini memerlukan kombinasi sanitasi kebun, manajemen penyiraman yang teratur sebanyak 20 sampai 30 liter per pohon muda setiap 2 hari sekali, serta pemupukan berimbang. Pemangkasan tunas terserang secara berkala dan pemberian mulsa organik tebal 5 sampai 10 cm di sekitar piringan tajuk akan membantu menjaga kelembapan tanah serta menekan laju populasi hama di musim kemarau.

Penyebab & Cara Mengatasi

Serangan Thrips dan Kutu Loncat Durian

Ciri: Daun muda menggulung ke atas, terdapat bercak keperakan atau cokelat halus di permukaan bawah daun, serta tampak kotoran hama berbentuk titik hitam.

Solusi: Pangkas bagian tunas muda yang rusak parah, semprotkan air bertekanan pada pagi hari untuk menjatuhkan hama, dan gunakan perangkap kuning lengket di sekitar tajuk.

Defisiensi Kalsium (Ca) dan Boron (B)

Ciri: Pucuk daun muda bengkok melengkung ke bawah, tepi daun menggulung kaku tanpa bercak hisapan hama, dan ujung tunas mati bertahap.

Solusi: Berikan pupuk kalsium dan boron melalui semprotan daun sesuai petunjuk kemasan pada pagi hari, serta perbaiki porositas tanah.

Cekaman Kekeringan Musim Kemarau

Ciri: Daun tua dan muda terlihat layu di siang hari, tepi daun mengering seperti terbakar, dan tanah di piringan pohon retak-retak.

Solusi: Lakukan penyiraman rutin pada pagi atau sore hari, pasang mulsa jerami/daun kering setebal 10 cm, dan hindari pemupukan kimia dosis tinggi saat tanah kering.

Langkah-langkah

  1. Lakukan pemeriksaan rutin pada permukaan bawah daun muda menggunakan kaca pembesar untuk mengidentifikasi keberadaan hama penghisap.
  2. Pangkas semua bagian daun dan tunas muda yang mengalami keriting parah menggunakan gunting stek yang telah disterilkan dengan alkohol.
  3. Pasang mulsa organik berupa jerami atau potongan rumput kering di sekeliling piringan pohon untuk menjaga kelembapan zona perakaran.
  4. Atur jadwal penyiraman secara konsisten 2 hari sekali pada pagi hari dan aplikasikan pemupukan hara lengkap secara bijak.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah daun durian yang sudah keriting bisa kembali normal?

Daun tua yang sudah terlanjur keriting tidak dapat kembali melurus, namun penanganan yang tepat akan memastikan tunas muda (trubus) berikutnya tumbuh normal dan sehat.

Mengapa daun durian lebih sering keriting saat musim kemarau?

Suhu udara yang panas mempercepat siklus perkembangbiakan hama penghisap dan mempercepat penguapan air tanah sehingga tanaman mudah mengalami cekaman.

Apakah penyiraman berlebihan bisa menyebabkan daun keriting?

Penyiraman berlebihan hingga tanah becek dapat membusukkan akar, sehingga penyerapan hara mikro terganggu dan memicu bentuk daun abnormal.

Kapan waktu terbaik memangkas tunas durian yang terserang hama?

Pemangkasan sebaiknya dilakukan pada pagi hari saat cuaca cerah agar bekas potongan cepat mengering dan tidak terinfeksi jamur.

Lebih lanjut tentang Durian

Panduan terkait

Daun Keriting, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.