Penyiraman harus dilakukan secara rutin setiap sore hari sebanyak dua puluh liter per pohon saat musim kemarau panjang agar pertumbuhan vegetatif tidak terganggu. Memasuki musim hujan, buatlah parit di sekeliling tajuk pohon untuk mencegah air menggenangi akar yang dapat memicu pembusukan akar akibat jamur tanah. Mulsa jerami setebal lima sentimeter perlu disebar di piringan pohon untuk menjaga kelembapan tanah sekaligus menekan pertumbuhan gulma.
Pemupukan susulan wajib diberikan setiap tiga bulan sekali menggunakan pupuk organik fermentasi sebanyak lima kilogram per pohon untuk menjaga kesuburan tanah secara berkelanjutan. Ketika tanaman memasuki usia tiga tahun, tambahkan pupuk makro NPK dengan takaran setengah kilogram per pohon setiap enam bulan sekali guna merangsang pembentukan bunga. Lakukan pemangkasan bentuk pada cabang air dan ranting yang saling silang setiap tahun sekali setelah musim panen selesai agar sirkulasi udara di dalam tajuk berjalan lancar.
Pengendalian hama dan penyakit dilakukan secara terpadu dengan membersihkan gulma di sekitar pangkal batang dan membuang buah muda yang terserang penggerek buah. Pemanenan buah durian di Indonesia umumnya jatuh pada musim kemarau setelah berbunga lebat akibat stres air selama satu bulan penuh. Petik buah yang sudah tua ditandai dengan bunyi ketukan yang nyaring dan aroma harum yang khas agar kualitas daging buah manis optimal.