Cara Merawat Durian Agar Subur dan Cepat Berbuah di Indonesia

Panduan praktis merawat pohon durian dari bibit hingga berbuah lebat di iklim tropis Nusantara.

Jawaban singkat

Merawat durian di iklim tropis Indonesia memerlukan perhatian khusus pada sistem drainase tanah karena tanaman ini sangat pantang dengan genangan air saat musim hujan. Buatlah lubang tanam berukuran 60x60x60 sentimeter dua minggu sebelum penanaman dan campurkan pupuk kandang matang sebanyak sepuluh kilogram ke dalamnya agar struktur tanah gembur. Pastikan jarak antar pohon minimal delapan meter agar tajuk tanaman dapat berkembang maksimal tanpa saling berebut sinar matahari.

Ringkas: Durian

Cahaya
Sinar matahari penuh minimal 7 jam sehari
Penyiraman
Siram teratur 2-3 hari sekali saat kemarau, kurangi saat berbunga
Musim
Sepanjang tahun, tanam awal musim hujan
Tingkat Kesulitan
Sedang

Membutuhkan perhatian ekstra pada sistem drainase lahan agar akar tidak tergenang.

Penyiraman harus dilakukan secara rutin setiap sore hari sebanyak dua puluh liter per pohon saat musim kemarau panjang agar pertumbuhan vegetatif tidak terganggu. Memasuki musim hujan, buatlah parit di sekeliling tajuk pohon untuk mencegah air menggenangi akar yang dapat memicu pembusukan akar akibat jamur tanah. Mulsa jerami setebal lima sentimeter perlu disebar di piringan pohon untuk menjaga kelembapan tanah sekaligus menekan pertumbuhan gulma.

Pemupukan susulan wajib diberikan setiap tiga bulan sekali menggunakan pupuk organik fermentasi sebanyak lima kilogram per pohon untuk menjaga kesuburan tanah secara berkelanjutan. Ketika tanaman memasuki usia tiga tahun, tambahkan pupuk makro NPK dengan takaran setengah kilogram per pohon setiap enam bulan sekali guna merangsang pembentukan bunga. Lakukan pemangkasan bentuk pada cabang air dan ranting yang saling silang setiap tahun sekali setelah musim panen selesai agar sirkulasi udara di dalam tajuk berjalan lancar.

Pengendalian hama dan penyakit dilakukan secara terpadu dengan membersihkan gulma di sekitar pangkal batang dan membuang buah muda yang terserang penggerek buah. Pemanenan buah durian di Indonesia umumnya jatuh pada musim kemarau setelah berbunga lebat akibat stres air selama satu bulan penuh. Petik buah yang sudah tua ditandai dengan bunyi ketukan yang nyaring dan aroma harum yang khas agar kualitas daging buah manis optimal.

Langkah-langkah

  1. Pilih bibit durian unggul hasil okulasi atau kaki tiga yang sehat, berdaun hijau tua, dan bebas dari gejala serangan hama.
  2. Gali lubang tanam ukuran 60x60x60 sentimeter dan biarkan terbuka selama satu minggu agar gas beracun di dalam tanah menguap.
  3. Tanam bibit dengan posisi leher akar sejajar permukaan tanah, lalu padatkan tanah perlahan dan pasang ajir bambu penyangga.
  4. Lakukan pemangkasan rutin, pemupukan berkala, dan penyiangan gulma di sekitar piringan pohon secara konsisten setiap tiga bulan.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Kapan waktu terbaik menanam durian di Indonesia?

Waktu terbaik adalah awal hingga pertengahan musim hujan agar bibit mendapat pasokan air alami yang cukup untuk adaptasi.

Berapa lama durian mulai berbuah dari bibit okulasi?

Bibit durian hasil okulasi atau sambung pucuk biasanya mulai berbuah pada usia empat hingga lima tahun setelah tanam.

Mengapa bunga durian sering rontok sebelum menjadi buah?

Kerontokan bunga umumnya disebabkan oleh kekurangan air, kelebihan unsur nitrogen, atau curah hujan yang terlalu tinggi saat masa pembungaan.

Bagaimana cara merangsang durian agar cepat berbunga di luar musim?

Dilakukan dengan memberikan perlakuan stres air selama tiga minggu di musim kemarau, diikuti pemupukan fosfor dan kalium tinggi.

Apakah pohon durian boleh ditanam di dataran rendah?

Bisa, asalkan memilih varietas unggul yang memang dikhususkan untuk dataran rendah dengan suhu panas dan kelembapan tinggi.

Lebih lanjut tentang Durian

Panduan terkait

Perawatan, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.