Untuk mengatasi masalah ini secara tepat, kita harus melakukan diagnosis diferensial secara teliti pada tanaman alpukat kesayangan Anda. Pemeriksaan fisik bagian bawah daun dan pengamatan pola penyiraman harian akan membantu kita membedakan apakah keriting ini ulah hama serangga, penyakit jamur, atau murni kekurangan pasokan air bersih.
Dalam praktiknya, penyiraman tanaman alpukat di musim kemarau perlu dilakukan secara rutin sebanyak dua hingga tiga kali dalam seminggu dengan volume air yang mencukupi hingga membasahi zona perakaran utama sedalam 30 sentimeter. Pastikan juga area pangkal batang bersih dari gulma yang dapat menjadi tempat persembunyian hama pengisap daun.
Jika penanganan awal berupa perbaikan nutrisi dan penyiraman belum membuahkan hasil, lakukan pemangkasan pada daun yang terserang parah agar tidak menular ke tunas baru. Selalu konsultasikan dengan petugas penyuluh pertanian setempat di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) terdekat sebelum memutuskan tindakan lanjutan.