Sebagai langkah awal diagnosis, kita harus memeriksa bagian bawah daun dan pucuk muda secara teliti dengan kaca pembesar. Hama mikroskopis atau serangga kecil seringkali bersembunyi di balik gulungan daun yang mengerut, sementara faktor abiotik seperti cekaman kekeringan menunjukkan gejala yang berbeda pada jaringan daun dan ranting.
Untuk penanganan hama, lakukan pemangkasan bagian tanaman yang terserang parah dan musnahkan dengan cara dibakar atau dikubur sedalam 30 sentimeter agar siklus hidup hama terputus. Jaga kebersihan sekitar piringan pohon dengan menyiangi gulma yang sering menjadi tempat bersarang alternatif bagi hama pengisap daun.
Pemupukan berimbang sangat penting pada periode kemarau untuk meningkatkan ketahanan dinding sel tanaman. Berikan pupuk organik matang sebanyak 10 hingga 20 kilogram per pohon setiap enam bulan sekali, disertai penyiraman rutin sebanyak 20 liter air per pohon setiap tiga hari sekali pada pagi hari sebelum pukul sembilan.