Kelengkeng, Daun Kelengkeng Keriting: Cara Diagnosis dan Solusi Mengatasinya
Sóc Năng Động / Pexels

Daun Kelengkeng Keriting: Cara Diagnosis dan Solusi Mengatasinya

Gejala daun kelengkeng keriting dapat disebabkan oleh serangan hama hisap, infeksi jamur, atau stres air saat musim kemarau.

Jawaban singkat

Daun kelengkeng (Dimocarpus longan) yang melengkung atau keriting merupakan masalah umum yang sering dijumpai para pekebun, terutama saat memasuki puncak musim kemarau. Ketika pucuk muda yang baru trubus tumbuh tidak normal, proses fotosintesis tanaman akan terganggu secara signifikan. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat menurunkan pembentukan bunga hingga 50 persen dan menggagalkan pembentukan buah kelengkeng secara optimal.

Ringkas: Kelengkeng

Cahaya
Penuh minimal 6 jam sehari
Penyiraman
Sedang, jaga tanah tetap lembap
Musim
sepanjang-tahun
Tingkat Kesulitan
Sedang

Pastikan drainase lahan lancar agar akar tidak tergenang saat musim hujan.

Pada kondisi kemarau panas dengan suhu di atas 32 derajat Celsius, tingkat kelembapan udara menurun drastis sehingga memicu perkembangbiakan hama penghisap cairan tanaman secara masif. Hama seperti thrips, kutudaun, dan tungau menyerang tunas muda yang baru berumur 7 hingga 14 hari. Tanaman yang kekurangan pasokan air penyiraman rutin 1 sampai 2 kali sehari juga akan menunjukkan respon pertahanan diri berupa penutupan helai daun hingga tampak mengerut.

Penanganan masalah ini memerlukan pendekatan tepat sasaran berdasarkan penyebab utamanya agar tidak membuang energi dan biaya. Pemangkasan sanitasi pada tunas yang terserang berat harus dilakukan setiap 2 atau 3 minggu sekali untuk memutus siklus hidup hama. Penambahan pupuk organik padat sebanyak 5 sampai 10 kilogram per pohon serta penyiraman teratur sebanyak 20 hingga 30 liter air per tanaman dewasa sangat dianjurkan selama musim kering.

Penggunaan bahan pengendali hayati atau minyak nabati dapat diaplikasikan seminggu sekali pada pagi hari sebelum pukul 08.00 WIB untuk mencegah kerusakan lebih lanjut. Pekebun disarankan selalu memantau bagian bawah helai daun setidaknya 2 kali seminggu. Apabila pencegahan dilakukan sejak dini pada fase trubus, tajuk tanaman kelengkeng dapat kembali rimbun dan sehat dalam waktu 3 hingga 4 minggu.

Penyebab & Cara Mengatasi

Serangan Hama Penghisap (Thrips dan Kutudaun)

Ciri: Tunas muda menggulung ke dalam, terdapat lapisan lengket seperti embun madu, dan ditemukan serangga kecil berkumpul di bawah daun.

Solusi: Pangkas bagian tunas yang terserang parah, lalu semprotkan sabun kalium atau minyak mimba secara merata di bawah permukaan daun.

Serangan Tungau Merah (Mites)

Ciri: Daun kaku, melengkung ke bawah, permukaan bawah daun berwarna keperakan atau kemerahan seperti berdebu, dan terlihat benang halus.

Solusi: Lakukan pembilasan daun dengan semprotan air bertekanan tinggi pada pagi hari dan jaga kelembapan lingkungan sekitar pohon.

Stres Air dan Suhu Panas Musim Kemarau

Ciri: Daun menggulung ke atas tanpa ada jelaga atau serangga, tepi daun tampak cokelat mengering, dan tanah di sekitar perakaran pecah-pecah.

Solusi: Berikan mulsa jerami setebal 5-10 cm di sekeliling piringan pohon dan tingkatkan intensitas penyiraman menjadi 20-30 liter per pohon dewasa.

Langkah-langkah

  1. Lakukan pemeriksaan rutin pada bagian bawah helai daun muda dan pucuk trubus setidaknya 2 kali dalam seminggu.
  2. Potong dan bakar tunas atau daun yang mengalami pengeritingan parah agar hama tidak berpindah ke cabang yang sehat.
  3. Aplikasikan pemupukan susulan berupa kompos kaya unsur hara makro dan mikro sebanyak 5 kg per pohon untuk mempercepat pemulihan tunas baru.
  4. Pasang mulsa organik di sekeliling piringan tajuk tanaman untuk menjaga kelembapan tanah selama masa kemarau panjang.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah daun kelengkeng yang sudah keriting bisa kembali lurus?

Daun muda yang sudah terlanjur berubah bentuk secara permanen tidak bisa kembali lurus sempurna, namun tindakan perbaikan akan merangsang tumbuhnya tunas baru yang sehat.

Berapa kali penyiraman kelengkeng yang ideal saat musim kemarau?

Penyiraman ideal dilakukan 1 sampai 2 kali sehari, yaitu pada pagi jam 07.00 dan sore jam 16.00, dengan volume berkisar 20 hingga 30 liter air per pohon dewasa.

Mengapa pemupukan nitrogen berlebih bisa memicu daun keriting?

Kandungan nitrogen berlebih membuat sel-sel daun tumbuh terlalu cepat dan lunak, sehingga sangat rentan dihisap oleh hama penyerap cairan serta mudah layu saat udara kering.

Apakah pemangkasan tajuk aman dilakukan saat daun sedang keriting?

Pemangkasan sanitasi sangat aman dan justru dianjurkan untuk membuang sumber penularan hama serta merangsang munculnya trubus baru yang lebih sehat.

Lebih lanjut tentang Kelengkeng

Panduan terkait

Daun Keriting, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.