Penyebab paling umum adalah kekeringan. Saat kemarau, tanah cepat kering sehingga akar tidak bisa menyerap air dan nutrisi. Ciri daun menguning merata dari tepi ke dalam, lalu mengering dan rontok. Solusinya: siram secara rutin 2-3 hari sekali dengan volume 10-20 liter per pohon dewasa, dan beri mulsa organik setebal 5-10 cm di sekitar pangkal batang.
Penyebab kedua adalah serangan tungau atau kutu daun. Hama ini mengisap cairan daun sehingga muncul bintik kuning kecil yang meluas. Daun bisa menggulung dan ada jaring halus (tungau). Solusinya: semprot dengan air bertekanan tinggi untuk mengurangi populasi, lalu aplikasikan insektisida nabati seperti ekstrak daun mimba atau bawang putih secara rutin setiap 5-7 hari.
Penyebab ketiga adalah kekurangan unsur hara, terutama nitrogen atau magnesium. Daun menguning secara seragam pada daun tua (nitrogen) atau muncul pola hijau di tulang daun (magnesium). Solusinya: beri pupuk kandang matang 5-10 kg per pohon setiap 3 bulan, atau semprot pupuk daun yang mengandung N dan Mg sesuai dosis anjuran. Konsultasikan dengan penyuluh setempat untuk dosis tepat.