Penyebab utama yang sering dijumpai adalah kekurangan air. Pada kondisi tanah kering kerontang, tanaman alpukat dewasa membutuhkan sekitar 50 hingga 100 liter air per pohon yang diberikan setiap 2 sampai 3 hari sekali. Jika penyiraman terlalu minim, daun tua akan menguning secara merata lalu gugur sebagai mekanisme pertahanan diri.
Sebaliknya, penyiraman berlebihan atau drainase yang buruk justru memicu penyakit busuk akar Phytophthora. Akar yang membusuk tidak mampu menyerap unsur hara seperti nitrogen dan zat besi, sehingga timbul gejala klorosis di mana tulang daun tetap hijau tetapi helai daun menguning.
Selain faktor penyiraman dan hara, serangan hama tungau merah di musim kemarau juga menyebabkan daun tampak kuning kecokelatan bintik-bintik. Pemupukan rutin menggunakan pupuk organik matang sebanyak 10 hingga 20 kg per pohon setiap awal dan akhir musim hujan sangat penting untuk menjaga daya tahan tanaman.




