Penyebab utama: penyiraman berlebihan dan media tanam tidak porous. Ciri: akar berwarna cokelat kehitaman, berlendir, dan berbau. Solusi: hentikan penyiraman, pindahkan ke media baru yang kering (campuran pasir, perlit, dan sekam bakar).
Jika hanya sebagian akar busuk, potong bagian busuk dengan pisau steril, olesi fungisida alami (bubuk kayu manis), dan biarkan kering 2-3 hari sebelum tanam ulang. Jika seluruh akar busuk, ambil stek batang yang sehat, keringkan, dan perbanyak.
Cegah busuk akar dengan menyiram hanya saat media benar-benar kering (jari dimasukkan 2 cm terasa kering). Gunakan pot berlubang drainase. Di musim hujan, letakkan sukulen di tempat teduh agar tidak terkena hujan langsung.