Kebutuhan sinar matahari sukulen berkisar antara 4 hingga 6 jam per hari. Di Indonesia, penggunaan naungan peneduh seperti paranet 50 persen sangat dianjurkan jika tanaman diletakkan di luar ruangan pada musim kemarau agar daun tidak terbakar. Jika dipelihara di dalam rumah, letakkan pot di dekat jendela yang menghadap ke timur atau selatan agar mendapatkan radiasi cahaya alami yang optimal.
Frekuensi penyiraman harus disesuaikan dengan kondisi cuaca dan kelembapan udara setempat. Pada musim kemarau, penyiraman cukup dilakukan 1 kali setiap 7 hingga 10 hari, sedangkan pada musim hujan frekuensinya dikurangi menjadi 1 kali setiap 14 hingga 20 hari. Pastikan Anda selalu memeriksa kelembapan media dengan menusukkan batang kayu kecil hingga kedalaman 3 sentimeter sebelum memutuskan untuk menyiram.
Pemupukan sukulen dapat dilakukan secara berkala menggunakan pupuk cair berunsur hara seimbang yang diencerkan setiap 1 hingga 2 bulan sekali pada masa pertumbuhan. Hindari memberikan pemupukan saat udara terlalu lembap atau kondisi tanaman sedang stagnan, serta pastikan pot memiliki lubang drainase berdiameter minimal 0,5 sentimeter di bagian dasar untuk mencegah pembusukan akar.






