Penyebab utama busuk akar adalah overwatering. Saat musim hujan, tanah pot tidak cepat kering, apalagi jika media tanam tidak porous. Siram kaktus hanya 1-2 kali sebulan saat musim hujan, atau tunggu hingga tanah benar-benar kering. Gunakan pot berlubang drainase dan campuran media seperti pasir malang, sekam bakar, dan tanah dengan perbandingan 2:1:1.
Penyebab lain adalah infeksi jamur (Fusarium, Phytophthora) atau bakteri. Jamur menyerang akar yang lembab, muncul bercak coklat kehitaman pada akar dan pangkal batang. Bakteri menyebabkan lendir dan bau busuk. Bedakan dengan overwatering: pada overwatering, akar hanya lembek tanpa bau menyengat. Infeksi jamur/bakteri memerlukan pemotongan bagian yang terinfeksi.
Langkah penyelamatan: segera keluarkan kaktus dari pot, bersihkan tanah, potong semua akar busuk dengan pisau steril hingga jaringan sehat. Olesi luka dengan fungisida alami (kunyit atau kayu manis) lalu jemur di tempat teduh 2-3 hari hingga luka kering. Tanam kembali di media baru yang kering. Jangan disiram dulu selama 1-2 minggu hingga akar baru tumbuh.