Pot yang digunakan wajib memiliki lubang drainase di bagian bawah untuk mencegah genangan air yang menjadi musuh utama sukulen di iklim tropis yang lembap. Masukkan media tanam ke dalam pot, lalu posisikan akar sukulen secara pas di tengah tanpa membenamkan bagian batang utama terlalu dalam agar sirkulasi udara di pangkal batang tetap terjaga dengan baik.
Letakkan pot sukulen di tempat yang mendapatkan sinar matahari pagi secara penuh minimal empat sampai enam jam sehari, namun hindari paparan terik matahari langsung sepanjang hari pada musim kemarau ekstrem yang bisa membakar daun. Pada musim hujan, pindahkan sukulen ke teras beratap atau area semi-indoor untuk melindungi tanaman dari curah hujan tinggi yang bisa menyebabkan pembusukan akar secara massal.
Frekuensi penyiraman sukulen sangat bergantung pada kondisi media tanam, di mana penyiraman hanya boleh dilakukan setiap tujuh hingga sepuluh hari sekali atau saat media tanam benar-benar kering jika disentuh hingga kedalaman dua sentimeter. Berikan pupuk organik cair dengan dosis rendah setiap satu bulan sekali pada fase pertumbuhan aktif untuk merangsang pembentukan tunas baru tanpa merusak akar.