Sukulen, Cara Menanam Sukulen dari Awal Hingga Perbanyakan di Iklim Tropis
hortulus / BY

Cara Menanam Sukulen dari Awal Hingga Perbanyakan di Iklim Tropis

Menanam sukulen di Indonesia membutuhkan media tanam yang sangat porous dan penyiraman teratur setiap 7 hingga 10 hari sekali agar akar tidak membusuk.

Jawaban singkat

Sukulen adalah tanaman hias yang menyimpan air di bagian daun dan batangnya, sehingga sangat rentan membusuk di iklim tropis Indonesia yang berkelembapan tinggi. Gunakan racikan media tanam yang terdiri dari 50% pasir malang, 30% sekam bakar, dan 20% kompos halus. Pilih pot berdiameter 8 sampai 10 cm yang memiliki lubang drainase lancar di bagian bawah agar air siraman cepat mengalir keluar dan tidak mengendap.

Ringkas: Sukulen

Cahaya
Sinar matahari pagi langsung 4-6 jam sehari
Penyiraman
Siram jarang, hanya saat media kering (7-10 hari sekali)
Musim
sepanjang-tahun
Tingkat Kesulitan
Mudah

Hindari genangan air dan simpan di tempat terlindang saat musim hujan.

Saat menanam bibit sukulen, pastikan bagian pangkal batang tertanam setinggi 1 sampai 2 cm di dalam media. Setelah ditanam, jangan langsung disiram; biarkan tanaman beradaptasi selama 3 sampai 5 hari di tempat teduh bersirkulasi udara baik. Lakukan penyiraman secara berkala setiap 7 hingga 10 hari sekali pada musim kemarau, dan kurangi menjadi 14 hari sekali pada musim hujan dengan cara menyiram media secara langsung tanpa membasahi daunnya.

Sukulen membutuhkan paparan sinar matahari tidak langsung selama 4 hingga 6 jam setiap hari. Di Indonesia, letakkan tanaman di bawah naungan paranet 50% atau di teras rumah yang menghadap ke timur agar mendapat sinar matahari pagi dari jam 07.00 hingga 10.00. Berikan pupuk organik cair bermikroba atau pupuk NPK berimbang dengan konsentrasi sangat encer setiap 1 bulan sekali pada masa pertumbuhan aktif.

Setelah berumur 6 hingga 12 bulan, sukulen dewasa akan menghasilkan anakan di sekitar pangkalnya yang siap dipanen untuk dibudidayakan kembali. Proses panen anakan dilakukan dengan memotong pangkal anakan menggunakan pisau steril, lalu dikeringanginkan selama 2 hari sebelum ditanam ke media baru. Perbanyakan ini menjaga tanaman induk tetap rapi sekaligus memperbanyak koleksi sukulen Anda secara berkelanjutan.

Langkah-langkah

  1. Siapkan pot berlubang dan isi bagian dasar dengan pecahan bata merah setinggi 1 hingga 2 cm sebagai lapisan drainase.
  2. Campurkan pasir malang, sekam bakar, dan kompos halus dengan perbandingan 5:3:2 hingga merata lalu masukkan ke dalam pot.
  3. Buat lubang tanam kecil di tengah media, letakkan bibit sukulen, lalu padatkan media di sekitar pangkal batang secara perlahan.
  4. Letakkan pot di tempat teduh bersirkulasi udara lancar selama 3 hingga 5 hari sebelum disiram pertama kali dan dikenalkan pada sinar matahari pagi.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Mengapa daun sukulen saya menjadi keriput?

Daun keriput umumnya menandakan tanaman kekurangan air. Berikan penyiraman yang cukup hingga media basah, namun pastikan air langsung mengalir keluar.

Berapa sering sukulen harus disiram saat musim hujan?

Pada musim hujan dengan kelembapan tinggi, penyiraman dapat dilakukan 14 hari sekali atau saat media tanam sudah benar-benar kering.

Apakah sukulen bisa diletakkan di dalam ruangan ber-AC?

Bisa, asalkan sukulen tetap mendapatkan sinar matahari tidak langsung dari jendela dan dijemur di luar ruangan selama 1 hingga 2 hari dalam seminggu.

Jenis pot apa yang paling bagus untuk menanam sukulen?

Pot tanah liat atau terakota adalah yang terbaik karena memiliki pori-pori yang membantu media tanam lebih cepat kering dibandingkan pot plastik.

Lebih lanjut tentang Sukulen

Panduan terkait

Cara Menanam, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.