Aglonema, Mengenal dan Mengatasi Busuk Akar pada Aglonema Saat Musim Hujan
jacilluch / BY-SA

Mengenal dan Mengatasi Busuk Akar pada Aglonema Saat Musim Hujan

Pembusukan akar aglonema paling sering dipicu oleh kelembapan media tanam yang berlebihan akibat curah hujan tinggi serta infeksi jamur patogen.

Jawaban singkat

Memasuki musim hujan antara bulan November hingga Maret, tingkat kelembapan udara meningkat di atas 80 persen dan infiltrasi air pada pot aglonema kerap melampaui batas toleransi tanaman. Kondisi media tanam yang terlalu basah selama lebih dari 3 hari berturut-turut menciptakan lingkungan anaerob yang ideal bagi perkembangbiakan patogen akar. Pekebun sering kali terlambat menyadari gejala awal karena pembusukan terjadi di dalam pot sebelum akhirnya daun mulai melayu.

Ringkas: Aglonema

Cahaya
Cahaya terang tidak langsung (naungan 60-70%)
Penyiraman
Siram saat 2-3 cm media tanam atas kering
Musim
Sepanjang tahun (penyesuaian saat hujan/kemarau)
Tingkat Kesulitan
Sedang

Sangat sensitif terhadap kelebihan air dan ketiadaan drainase yang baik.

Penyakit busuk akar biasanya ditandai dengan perubahan tekstur akar dari padat berwarna putih kemerahan menjadi lunak, berlendir, dan berwarna cokelat kehitaman. Dalam waktu 5 hingga 7 hari sejak infeksi meluas, sistem pembuluh tanaman akan tersumbat sehingga penyaluran hara terhenti total. Jika frekuensi penyiraman tidak segera dikurangi dari 2 hari sekali menjadi 7 hingga 10 hari sekali pada musim hujan, seluruh perakaran dapat hancur.

Diagnosis diferensial sangat penting untuk membedakan busuk akar akibat infeksi jamur Pythium atau Phytophthora dengan serangan bakteri Erwinia. Infeksi jamur menghasilkan akar yang lemas berbau tanah basah, sedangkan infeksi bakteri menghasilkan bau busuk menyengat yang khas disertai lendir pada bagian pangkal batang. Penanganan yang tepat harus disesuaikan dengan agen penyebab agar tanaman aglonema dapat diselamatkan sebelum kerusakan mencapai 50 persen dari total jaringan.

Pembongkaran media tanam dan pemotongan jaringan yang terinfeksi harus dilakukan sesegera mungkin dengan alat potong steril. Setelah pemotongan, tanaman perlu diangin-anginkan di tempat berteduh selama 24 jam sebelum ditanam kembali menggunakan media tanam baru yang poros. Kombinasi sekam bakar, cocopeat yang sudah dicuci, dan pasir malang dengan rasio 2:1:1 sangat disarankan untuk menjaga drainase tetap optimal di tengah gempuran musim hujan.

Penyebab & Cara Mengatasi

Infeksi Jamur Patogen (Pythium / Phytophthora)

Ciri: Akar berwarna cokelat kehitaman, lunak, berair, tetapi tidak mengeluarkan bau menyengat yang tajam.

Solusi: Bongkar tanaman, pangkas seluruh akar yang busuk hingga tersisa jaringan sehat berwarna putih, lalu perlakukukan pangkal batang dengan bahan pelindung tanaman sesuai petunjuk label.

Infeksi Bakteri Busuk Basah (Erwinia carotovora)

Ciri: Akar dan pangkal batang melunak drastis, berlendir, dan mengeluarkan bau busuk yang sangat menyengat.

Solusi: Potong bagian berlendir sampai benar-benar bersih, keringkan luka, dan ganti seluruh media tanam serta pot dengan yang steril.

Media Tanam Padat dan Aerasi Buruk

Ciri: Akar mengering dan membusuk secara bertahap akibat tergenang air penuangan atau air hujan lebih dari 48 jam.

Solusi: Ganti media tanam dengan racikan yang lebih poros dan pastikan lubang drainase di dasar pot tidak tersumbat.

Langkah-langkah

  1. Keluarkan aglonema dari pot secara perlahan dan bersihkan sisa media tanam yang menempel pada akar menggunakan air mengalir.
  2. Potong seluruh bagian akar dan batang yang berwarna kehitaman, lembek, atau berbau busuk menggunakan pisau steril.
  3. Keringanginkan tanaman di tempat berteduh dan terhindar dari sinar matahari langsung selama 12 hingga 24 jam agar luka pemotongan menutup.
  4. Tanam kembali aglonema ke dalam pot baru yang sudah dibersihkan dengan media tanam yang sangat poros, lalu letakkan di area yang ternaungi dari hujan.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah pot bekas tanaman aglonema yang kena busuk akar bisa dipakai lagi?

Bisa, tetapi pot harus dicuci bersih menggunakan sabun dan direndam dalam air pemutih encer atau air panas selama 30 menit sebelum digunakan kembali agar spora patogen mati.

Bolehkah aglonema yang baru dipotong akarnya langsung diberi pupuk?

Tidak boleh. Tanaman yang sedang stres dan kehilangan akar tidak mampu menyerap pupuk hara, sehingga pemupukan justru bisa membakar jaringan batang yang tersisa.

Berapa lama aglonema tanpa akar bisa menumbuhkan akar baru?

Dalam kondisi lingkungan yang lembap dan hangat, tunas akar baru biasanya akan mulai muncul dalam waktu 3 hingga 4 minggu setelah penanganan.

Apakah media tanam bekas busuk akar boleh dicampur lagi untuk tanaman lain?

Sangat tidak dianjurkan. Media tanam bekas tanaman sakit mengandung koloni patogen tinggi dan harus dibuang atau disterilkan secara total sebelum dimanfaatkan kembali.

Lebih lanjut tentang Aglonema

Panduan terkait

Busuk Akar, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.