Aglonema Busuk Akar: Penyebab & Cara Mengatasi

Busuk akar pada aglonema sering terjadi di musim hujan karena jamur dan bakteri; kenali penyebabnya agar bisa ditangani tepat.

Jawaban singkat

Busuk akar adalah masalah umum aglonema di musim hujan karena kelembaban tanah yang tinggi. Gejala awalnya daun menguning, layu, dan batang lembek. Jika sudah parah, akar berwarna coklat kehitaman dan berlendir. Diagnosis cepat penting untuk menyelamatkan tanaman.

Ringkas: Aglonema

Cahaya
Cahaya terang tidak langsung (naungan 60-70%)
Penyiraman
Siram saat 2-3 cm media tanam atas kering
Musim
Sepanjang tahun (penyesuaian saat hujan/kemarau)
Tingkat Kesulitan
Sedang

Sangat sensitif terhadap kelebihan air dan ketiadaan drainase yang baik.

Penyebab utama adalah jamur Fusarium dan Pythium yang menyerang akar yang tergenang air. Ciri khas Fusarium menghasilkan miselium putih di permukaan tanah, sedangkan Pythium menyebabkan akar menjadi transparan dan lembek. Bakteri juga bisa ikut menyerang, ditandai bau busuk menyengat.

Cara mengatasi: segera potong semua akar busuk dengan gunting steril, rendam sisa akar sehat dalam larutan fungisida bakterisida sesuai label, lalu tanam kembali di media baru yang porous (campuran sekam, perlit, cocopeat). Kurangi penyiraman hingga tanah benar-benar kering. Jangan gunakan pot yang terlalu besar.

Pencegahan: gunakan pot berlubang drainase, siram hanya saat media kering (cek dengan jari sedalam 2-3 cm), beri jeda penyiraman lebih lama di musim hujan (3-5 hari sekali). Pastikan sirkulasi udara baik. Jika tanaman sudah parah, ambil stek batang sehat untuk perbanyakan.

Penyebab & Cara Mengatasi

Jamur Fusarium & Pythium

Ciri: Akar coklat kehitaman, lembek, miselium putih di permukaan tanah (Fusarium) atau akar transparan (Pythium). Daun kuning dan layu.

Solusi: Potong akar busuk, rendam akar sehat dalam fungisida sesuai label, ganti media tanam dengan campuran sekam:perlit:cocopeat (2:1:1). Kurangi penyiraman.

Bakteri (misal Erwinia)

Ciri: Akar berlendir, bau busuk menyengat, batang lembek dan berair.

Solusi: Potong bagian yang busuk, oleskan bakterisida (ikuti label), jangan disiram berlebihan. Gunakan pot steril.

Overwatering & Drainase Buruk

Ciri: Tanah selalu basah, genangan di permukaan, akar lembek tanpa miselium atau bau busuk.

Solusi: Ganti pot dengan lubang drainase, gunakan media porous. Siram hanya saat media kering (cek jari). Kurangi frekuensi siram menjadi 3-5 hari sekali di musim hujan.

Langkah-langkah

  1. Keluarkan aglonema dari pot, bersihkan media dari akar.
  2. Potong semua akar busuk (coklat, lembek, hitam) dengan gunting steril. Sisakan akar putih/krem sehat.
  3. Rendam sisa akar dalam larutan fungisida dan bakterisida sesuai dosis label selama 15-30 menit.
  4. Tanam kembali di pot baru dengan media porous (sekam:perlit:cocopeat 2:1:1). Jangan siram selama 3-5 hari.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah busuk akar bisa menyebar ke aglonema lain?

Ya, melalui alat potong atau media tanam yang terkontaminasi. Pisahkan tanaman sakit dan sterilkan alat.

Berapa lama aglonema pulih setelah busuk akar?

Biasanya 2-4 minggu untuk tunas akar baru. Daun baru muncul dalam 1-2 bulan.

Bolehkah menggunakan fungisida alami seperti bawang putih?

Bisa sebagai pencegahan, tetapi untuk infeksi parah fungisida kimia lebih efektif. Konsultasi dengan penyuluh.

Apakah aglonema perlu dipupuk setelah busuk akar?

Tunggu hingga akar baru tumbuh (2-3 minggu), baru beri pupuk cair encer (setengah dosis) setiap 2 minggu.

Mengapa busuk akar sering terjadi di musim hujan?

Karena kelembaban tinggi dan media lambat kering, memicu pertumbuhan jamur dan bakteri.

Bisakah aglonema diselamatkan dengan stek batang?

Ya, potong batang sehat di atas bagian busuk, buang daun bawah, tanam di media lembab. Akar akan tumbuh dalam 3-4 minggu.

Lebih lanjut tentang Aglonema

Panduan terkait

Busuk Akar, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.