Penyebab paling umum sukulen layu adalah overwatering atau penyiraman terlalu sering. Meskipun musim kemarau, sukulen tetap membutuhkan drainase yang baik. Ciri khasnya: daun menguning, lembek, dan batang terasa lunak. Jika dibiarkan, akar membusuk dan tanaman mati.
Penyebab kedua adalah underwatering atau kekurangan air. Pada musim kemarau, suhu tinggi bisa menguapkan air lebih cepat. Ciri khasnya: daun keriput, mengerut, dan ujung daun kering. Batang masih keras, tidak lembek. Tanaman akan pulih setelah disiram dengan benar.
Penyebab lain yang sering terlewat adalah serangan kutu putih (mealybug) atau kutu akar. Hama ini mengisap cairan tanaman sehingga sukulen layu meskipun penyiraman sudah pas. Ciri khasnya: ada bercak putih seperti kapas di sela daun atau di bawah pot. Segera isolasi tanaman dan bersihkan hama secara manual dengan alkohol 70% menggunakan kapas.