Penyebab utama adalah overwatering. Di musim hujan, penyiraman berlebihan ditambah drainase buruk membuat akar terendam air, kekurangan oksigen, dan membusuk. Ciri khas: media tanam masih basah 3-4 hari setelah disiram, dan akar berbau asam atau busuk.
Penyebab lain adalah serangan jamur patogen tular tanah seperti Pythium atau Fusarium. Ciri pembeda: akar tampak sehat di bagian atas namun membusuk di ujung, atau muncul bercak cokelat pada batang dekat permukaan media. Jamur ini aktif di suhu 25-30°C dan kelembapan tinggi.
Langkah pertama: hentikan penyiraman dan pindahkan tanaman ke tempat teduh. Angkat dari pot, bersihkan akar dari media lama, potong semua akar busuk dengan gunting steril hingga jaringan sehat. Rendam sisa akar dalam larutan fungisida berbahan aktif mancozeb atau propamokarb sesuai label, lalu tanam di media baru yang porous (campuran sekam bakar, cocopeat, perlit dengan perbandingan 2:1:1). Siram hanya saat media benar-benar kering (cek dengan jari sedalam 2 cm).