Gejala awal serangan busuk akar ditandai dengan daun bagian bawah yang berubah warna menjadi kuning layu, meskipun media tanam terlihat sangat basah. Jika pot berdiameter 15 hingga 20 cm dibongkar, akar yang terinfeksi akan tampak berwarna cokelat gelap hingga hitam, berlendir, dan mengeluarkan aroma busuk yang menyengat. Gejala ini sering kali terkecoh dengan kekurangan air karena daun tampak terkulai lemas.
Untuk menyelamatkan tanaman, tindakan cepat harus segera dilakukan melalui proses repotting dan pemangkasan sanitasi. Seluruh bagian akar yang melunak dan busuk harus dipotong habis menggunakan alat yang telah disterilkan. Setelah itu, pangkal batang dan sisa akar sehat direndam dalam larutan pembersih akar atau fungisida sesuai petunjuk label selama 15 hingga 30 menit untuk mematikan sisa patogen.
Langkah terakhir adalah menanam kembali Janda Bolong ke dalam media tanam baru yang memiliki porositas tinggi, seperti campuran sekam bakar, cocopeat, dan perlit dengan perbandingan 2:1:1. Selama masa pemulihan di musim hujan, sesuaikan frekuensi penyiraman menjadi 5 hingga 7 hari sekali, atau hanya ketika sepertiga bagian atas media tanam sudah terasa kering saat disentuh.






