Penyebab utama penyakit sukulen saat hujan adalah overwatering (kelebihan air) yang menyebabkan busuk akar (root rot). Ciri: daun bagian bawah menguning dan lembek, batang menghitam, dan bau busuk. Solusi: hentikan penyiraman, potong bagian busuk, ganti media tanam dengan campuran porous (pasir malang + sekam bakar 1:1), dan jemur di tempat teduh 3-5 hari sebelum pot kembali.
Penyebab kedua adalah infeksi jamur seperti Botrytis atau Fusarium, ditandai dengan bercak coklat kehitaman pada daun atau batang yang kemudian meluas. Jamur tumbuh subur di kelembaban >80% dan sirkulasi udara buruk. Solusi: isolasi tanaman, potong daun sakit, semprot fungisida berbahan aktif mancozeb atau benomyl sesuai label, dan tingkatkan sirkulasi udara dengan kipas angin atau jarak antar pot lebih lebar.
Penyebab ketiga adalah serangan kutu putih (mealybug) atau kutu sisik yang menyukai kelembaban. Ciri: ada lapisan putih seperti kapas di ketiak daun atau batang, daun menguning dan keriput. Solusi: bersihkan dengan kapas alkohol 70%, semprot insektisida berbahan aktif abamektin atau sipermetrin sesuai label, dan ulangi seminggu sekali. Pastikan drainase pot lancar dan jangan letakkan di tempat tergenang air hujan.