Pada musim kemarau dari Mei hingga Oktober, tingkat kelembapan ruangan yang rendah dan sirkulasi udara yang buruk memicu penyebaran cepat tungau laba-laba pada permukaan bawah daun. Penyiraman yang terlalu sering, misalnya lebih dari 1 kali dalam 7 hari, akan memperlemah jaringan daun dan menarik perhatian kutu tempurung serta pembusukan sekunder.
Pengendalian hama pada lidah mertua diawali dengan sanitasi rutin, yaitu membersihkan helai daun setidaknya 2 minggu sekali menggunakan kain lap basah atau larutan sabun pencuci piring encer sebanyak 1 hingga 2 tetes per liter air. Langkah mekanis ini efektif memotong siklus hidup hama tanpa merusak lapisan lilin pelindung alami pada permukaan daun.
Jika populasi hama sudah meluas pada lebih dari 30 persen bagian tanaman, isolasi tanaman terdampak sangat penting untuk mencegah penularan ke pot lain di sekitarnya. Penggunaan bahan hayati seperti minyak mimba yang disemprotkan setiap 5 hingga 7 hari sekali pada sore hari menjadi solusi aman sebelum mempertimbangkan penanganan kimiawi.






