Pada musim kemarau, tingkat kelembapan udara yang menurun disertai suhu hangat sering memicu penyebaran tungau merah dan kutu sisik. Tanaman yang diletakkan di area tertutup dengan sirkulasi udara minim akan lebih rentan terserang hama penghisap cairan ini, yang menyebabkan daun tampak kusam dan berbercak keputihan atau kecokelatan.
Memasuki musim hujan, ancaman bergeser ke area media tanam akibat kelembapan berlebih yang disukai oleh kutu akar dan siput kecil. Monitoring rutin setidaknya dua kali seminggu pada 5 hingga 10 pot sampel sangat dianjurkan untuk memastikan kondisi akar dan pangkal batang tetap bersih dari koloni hama.
Pengendalian hama aglonema secara berkelanjutan membutuhkan kombinasi antara kebersihan lingkungan perkebunan, pemangkasan bagian yang terinfeksi parah, dan pergantian media tanam setiap 6 bulan sekali. Langkah-langkah preventif ini terbukti mampu menekan populasi hama hingga 80 persen tanpa harus bergantung sepenuhnya pada bahan kimia sintetis.






