Penyebab utama daun layu terbagi menjadi dua kondisi ekstrem. Penyiraman berlebih dengan frekuensi 1 sampai 2 hari sekali pada pot yang tidak poros akan menyebabkan akar membusuk dalam waktu 5 hingga 7 hari. Sebaliknya, tidak menyiram tanaman sama sekali selama lebih dari 3 minggu di tengah terik kemarau membuat cadangan air di dalam jaringan daun tebalnya terkuras habis hingga daun menjadi lembek dan terkulai.
Penggunaan kombinasi media tanam yang kurang tepat juga memperparah kondisi ini. Campuran ideal untuk iklim tropis adalah kombinasi sekam bakar, pasir malang, dan pupuk organik dengan perbandingan 2:2:1. Komposisi ini menjamin tingkat porositas tinggi sehingga air siraman langsung mengalir keluar dan tidak menggenang di sekitar leher akar tanaman.
Tindakan pemulihan tanaman layu memerlukan penanganan intensif dan terukur. Tanaman yang telah dirawat dan dibersihkan dari bagian busuk harus dikarantina di tempat teduh dengan sirkulasi udara baik selama 14 hingga 21 hari, sebelum diperkenalkan kembali secara bertahap ke area yang terpapar sinar matahari terang tidak langsung.






