Pembersihan mekanis secara rutin menggunakan kain halus yang dibasahi air bersih setiap 7 hari sekali sangat efektif menekan koloni awal hama bambu rejeki. Apabila tanaman ditanam menggunakan media air, gantilah air dalam wadah setiap 7 hingga 10 hari sekali dengan air bebas kaporit sebanyak 200 hingga 500 mililiter sesuai kapasitas pot guna mencegah penumpukan bakteri dan sarang serangga.
Pengendalian ramah lingkungan dapat dilakukan dengan menyemprotkan emulsi minyak mimba atau larutan sabun cuci piring lembut yang diencerkan setiap 5 hari sekali sebanyak 3 kali aplikasi berturut-turut. Lakukan penyemprotan pada pagi hari sebelum pukul 09.00 WIB agar cairan tidak membakar jaringan daun saat terpapar cahaya matahari dari jendela.
Selama masa pemulihan yang berlangsung antara 14 sampai 21 hari, jauhkan bambu rejeki dari hembusan angin pendingin ruangan (AC) secara langsung dan pastikan mendapat cahaya tidak langsung selama 6 jam per hari. Pemantauan fisik secara berkala setiap 3 hari sekali akan memastikan koloni hama tidak muncul kembali pada pucuk daun muda.