Lidah Mertua, Penyakit Lidah Mertua: Gejala & Cara Mengobati
tonrulkens / BY-SA

Penyakit Lidah Mertua: Gejala & Cara Mengobati

Penyakit lidah mertua paling sering dipicu oleh kelembapan berlebih saat musim hujan dan dapat diatasi dengan perbaikan drainase serta pemangkasan bagian terinfeksi.

Jawaban singkat

Musim hujan di Indonesia membawa tingkat kelembapan udara hingga melebihi 80 persen, yang sering menjadi pemicu utama munculnya penyakit pada tanaman lidah mertua (Sansevieria). Tanaman sukulen ini memiliki daya tahan tinggi terhadap kekeringan, namun sangat rentan terhadap pembusukan jika media tanam tertahan air terlalu lama. Penanganan yang terlambat dapat menyebabkan pembusukan meluas dari daun hingga ke jaringan rimpang.

Ringkas: Lidah Mertua

Cahaya
Cahaya terang tidak langsung (4-6 jam sehari)
Penyiraman
Sangat sedikit, siram saat media kering
Musim
Sepanjang tahun
Tingkat Kesulitan
Mudah

Tanaman sangat toleran terhadap kekeringan dan minim perawatan.

Penyebab utama kegagalan merawat lidah mertua di musim hujan adalah kombinasi antara penyiraman yang terlalu sering dan drainase pot yang tersumbat. Ketika media tanam tergenang air lebih dari 2 hari berturut-turut, oksigen di dalam tanah berkurang drastis sehingga menciptakan kondisi ideal bagi perkembangan patogen jamur dan bakteri jahat. Gejala awal biasanya berupa perubahan warna daun menjadi kekuningan atau munculnya bercak kebasah-basahan.

Untuk memulihkan tanaman yang sakit, tindakan pertama yang wajib dilakukan adalah menghentikan penyiraman dan mengganti media tanam dengan racikan yang lebih porous. Gunakan campuran pasir malang, sekam bakar, dan tanah topsoil dengan perbandingan volume 2:2:1. Pada periode musim hujan, frekuensi penyiraman cukup dilakukan 10 hingga 14 hari sekali, atau hanya ketika media tanam sudah benar-benar kering hingga kedalaman 5 sentimeter.

Pemangkasan bagian tanaman yang terserang penyakit harus dilakukan menggunakan alat potong yang telah disterilkan dengan alkohol 70 persen. Langkah ini mencegah penularan spora jamur atau sel bakteri ke bagian jaringan yang masih sehat. Untuk perlindungan lanjutan, pembudidaya dapat mengaplikasikan agen hayati atau bahan pelindung tanaman sesuai petunjuk penggunaan pada kemasan produk.

Penyebab & Cara Mengatasi

Busuk Akar dan Rimpang (Jamur Phytophthora / Pythium)

Ciri: Daun melunak dari bagian pangkal, berwarna cokelat kehitaman, terasa lembek saat ditekan, dan tanaman mudah terlepas dari media.

Solusi: Bongkar tanaman, potong seluruh akar dan rimpang yang membusuk hingga tersisa jaringan putih sehat, anginkan selama 2 hari, lalu tanam ulang di media kering.

Busuk Basah Bakteri (Erwinia carotovora)

Ciri: Timbul bercak basah keabu-abuan yang meluas dengan cepat pada daun, mengeluarkan bau busuk yang sangat menyengat, dan daun melepuh berisi cairan.

Solusi: Isolasi tanaman, potong daun yang terinfeksi total, buang media tanam lama, dan semprotkan bakterisida hayati sesuai panduan kemasan.

Bercak Daun Antraknosa (Jamur Colletotrichum sp.)

Ciri: Terdapat bercak cekung melingkar berwarna cokelat kehitaman atau kemerahan pada permukaan daun, permukaannya terasa kering dan kasar.

Solusi: Pangkas bagian daun berbercak, perbaiki sirkulasi udara di sekitar pot, dan jaga agar permukaan daun tidak terkena air saat penyiraman.

Langkah-langkah

  1. Isolasi pot lidah mertua yang menunjukkan gejala sakit jauh dari kelompok tanaman sehat lainnya.
  2. Keluarkan tanaman dari dalam pot secara perlahan, lalu bersihkan seluruh media tanam lama yang menempel pada akar.
  3. Potong bagian daun, akar, atau rimpang yang membusuk dan berbercak menggunakan pisau steril hingga menyisakan jaringan yang benar-benar bersih.
  4. Oleskan lukanya dengan bubuk kayu manis atau kapur pertanian, biarkan di tempat teduh selama 1 hingga 2 hari hingga luka mengering (berkalus), lalu tanam kembali di pot dan media baru yang sangat porous.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah daun lidah mertua yang menguning pasti disebabkan oleh penyakit?

Tidak selalu. Daun menguning bisa disebabkan oleh kelebihan air (overwatering), kurangnya paparan cahaya, atau penuaan alami daun paling luar.

Bisakah lidah mertua yang busuk total diselamatkan?

Jika rimpang utama sudah busuk total tetapi masih ada bagian pucuk daun yang hijau dan keras, bagian daun sehat tersebut masih bisa di-stek untuk menumbuhkan tanaman baru.

Seberapa sering lidah mertua harus disiram saat musim hujan?

Cukup 10 hingga 14 hari sekali, atau pastikan media tanam sudah benar-benar kering hingga bagian dalam sebelum melakukan penyiraman berikutnya.

Mengapa timbul bau menyengat dari pangkal lidah mertua?

Bau menyengat merupakan tanda khas infeksi busuk basah yang disebabkan oleh bakteri Erwinia, yang membusukkan jaringan tanaman hingga mencair.

Apakah lidah mertua yang sakit boleh dijemur di bawah matahari langsung?

Jangan dijemur di bawah matahari terik secara mendadak karena dapat membuat daun terbakar. Letakkan di tempat teduh dengan sinar matahari tidak langsung yang terang dan berangin.

Lebih lanjut tentang Lidah Mertua

Panduan terkait

Penyakit & Solusi, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.