Persiapan media tanam yang ideal memerlukan campuran tanah berpasir, kompos matang, dan sekam bakar dengan perbandingan dua banding satu banding satu untuk memastikan rongga udara cukup bagi pertumbuhan akar. Pemilihan pot juga memegang peranan penting; gunakan pot yang memiliki lubang drainase di bagian bawah dan sesuaikan ukurannya dengan besarnya bibit. Pot dari bahan tanah liat sangat dianjurkan karena pori-porinya membantu penguapan kelembapan media tanam secara alami.
Perbanyakan lidah mertua dapat dilakukan melalui dua metode utama, yaitu pemisahan rumpun anakan yang tumbuh di samping tanaman induk atau menggunakan potongan daun sepanjang sepuluh sentimeter. Jika menggunakan metode potongan daun, biarkan bagian pangkal potongan mengering selama dua hari di tempat teduh sebelum ditanam ke dalam media tanam agar terhindar dari infeksi bakteri. Tanam bibit atau potongan daun sedalam tiga hingga lima sentimeter dan tekan perlahan agar posisinya kokoh berdiri.
Perawatan rutin tanaman ini tergolong sangat mudah karena lidah mertua menyukai kondisi yang cenderung kering dan tidak membutuhkan penyiraman setiap hari. Lakukan penyiraman hanya ketika media tanam sudah benar-benar kering di dalam pot, umumnya sekali dalam seminggu saat musim kemarau dan dua minggu sekali saat musim hujan. Letakkan tanaman di lokasi yang mendapat sinar matahari tidak langsung selama empat hingga enam jam sehari untuk menjaga warna daun tetap cerah dan coraknya tajam.