Lidah Mertua, Cara Menanam Lidah Mertua dari Awal sampai Perkembangbiakan
tonrulkens / BY-SA

Cara Menanam Lidah Mertua dari Awal sampai Perkembangbiakan

Panduan praktis menanam dan merawat lidah mertua dari persiapan media tanam hingga pemisahan anakan dengan mudah sepanjang tahun.

Jawaban singkat

Tanaman lidah mertua atau Sansevieria merupakan tanaman hias yang sangat tangguh dan populer di Indonesia karena dapat tumbuh optimal sepanjang tahun, baik pada musim kemarau maupun musim hujan. Tanaman ini mampu beradaptasi di dalam maupun luar ruangan dengan wadah berupa pot berdiameter 15 hingga 20 centimeter. Pemilihan lokasi dan wadah yang tepat merupakan langkah awal yang krusial untuk memastikan pertumbuhan akar berjalan secara optimal.

Ringkas: Lidah Mertua

Cahaya
Cahaya terang tidak langsung (4-6 jam sehari)
Penyiraman
Sangat sedikit, siram saat media kering
Musim
Sepanjang tahun
Tingkat Kesulitan
Mudah

Tanaman sangat toleran terhadap kekeringan dan minim perawatan.

Persiapan media tanam dilakukan dengan mencampurkan tanah subur, sekam bakar, dan pasir malang menggunakan perbandingan 1:1:1. Kombinasi ini menghasilkan media yang poros sehingga air tidak menggenang di area perakaran. Bibit berupa pemisahan anakan yang memiliki 3 hingga 5 helai daun ditanam dengan kedalaman 3 hingga 5 centimeter di tengah pot, lalu dipadatkan secara perlahan di sekitar pangkal batang.

Pemeliharaan rutin lidah mertua tergolong sangat efisien dan tidak menyita waktu. Penyiraman dilakukan cukup 1 kali setiap 7 hingga 10 hari pada musim kemarau, dan diperpanjang menjadi 14 hari sekali pada musim hujan saat kelembapan udara tinggi. Pemupukan susulan menggunakan pupuk kompos padat sebanyak 50 gram per pot diberikan setiap 1 hingga 2 bulan sekali untuk menjaga ketersediaan hara makro dan mikro.

Memasuki usia 6 hingga 12 bulan, lidah mertua umumnya telah berkembang pesat dan menghasilkan 2 hingga 4 anakan baru di sekitar rimpang induk. Anakan yang telah berukuran minimal 15 centimeter siap untuk dipanen atau dipisahkan menjadi tanaman baru. Proses pemisahan sebaiknya dilakukan pada pagi hari antara pukul 07.00 hingga 09.00 WIB agar tanaman cepat beradaptasi di wadah yang baru.

Langkah-langkah

  1. Siapkan pot berdiameter 15 hingga 20 centimeter yang dilengkapi lubang drainase di bagian bawahnya.
  2. Campurkan media tanam berupa tanah subur, sekam bakar, dan pasir malang dengan rasio 1:1:1 hingga merata.
  3. Masukkan media tanam ke dalam pot hingga terisi dua pertiga bagian, lalu buat lubang tanam di tengahnya.
  4. Tanam bibit anakan lidah mertua setinggi 3 hingga 5 centimeter, kemudian tambahkan media tanam dan padatkan perlahan.
  5. Siram media tanam dengan sedikit air sekadar untuk melembapkan, lalu letakkan pot di tempat teduh selama 7 hingga 14 hari.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa kali lidah mertua harus disiram dalam seminggu?

Lidah mertua cukup disiram 1 kali setiap 7 hingga 10 hari pada musim kemarau, dan 14 hari sekali pada musim hujan.

Apakah lidah mertua bisa ditanam di dalam ruangan?

Bisa, lidah mertua sangat toleran terhadap ruangan ber-AC maupun intensitas cahaya rendah, namun tetap perlu dijemur seminggu sekali.

Bagaimana cara memperbanyak lidah mertua dari stek daun?

Potong daun sehat sepanjang 10 hingga 15 centimeter, anginkan selama 2 hari hingga luka mengering, lalu tancapkan ke media tanam poros.

Mengapa ujung daun lidah mertua menjadi cokelat dan kering?

Ujung daun kering biasanya disebabkan oleh kelembapan udara yang terlalu rendah atau akumulasi garam dari air menyiram yang berlebihan.

Lebih lanjut tentang Lidah Mertua

Panduan terkait

Cara Menanam, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.