Lidah Mertua, Daun Lidah Mertua Keriting: Penyebab dan Solusi Praktis
tonrulkens / BY-SA

Daun Lidah Mertua Keriting: Penyebab dan Solusi Praktis

Daun lidah mertua keriting dan mengerut umumnya disebabkan oleh stres kekurangan air di musim kemarau, serangan hama kutu putih, atau kerusakan akar akibat kelembapan tanah yang tidak seimbang.

Jawaban singkat

Daun lidah mertua (Sansevieria) yang sehat memiliki tekstur tebal, tegak, dan kaku. Namun, memasuki musim kemarau dengan suhu udara yang mencapai 32 hingga 35 derajat Celsius, penguapan air dari jaringan daun meningkat drastis. Jika penyiraman tidak disesuaikan, tanaman akan menarik cadangan air dari jaringan sukulenta, sehingga sel daun mengkerut dan permukaan daun tampak keriting atau bergelombang.

Ringkas: Lidah Mertua

Cahaya
Cahaya terang tidak langsung (4-6 jam sehari)
Penyiraman
Sangat sedikit, siram saat media kering
Musim
Sepanjang tahun
Tingkat Kesulitan
Mudah

Tanaman sangat toleran terhadap kekeringan dan minim perawatan.

Penyebab kedua yang sering dijumpai adalah serangan hama penghisap cairan seperti kutu putih dan tungau merah. Kutu putih bersembunyi di sela-sela pangkal daun dan menyedot nutrisi serta cairan sel tanaman. Akibatnya, pertumbuhan daun baru menjadi terdistorsi, melengkung, dan keriting. Penurunan kelembapan udara di musim kemarau mempercepat siklus perkembangbiakan hama ini hingga 2 kali lebih cepat.

Kerusakan sistem perakaran akibat frekuensi penyiraman yang salah juga memicu gejala daun keriting. Saat media tanam terlalu padat dan disiram berlebihan, akar akan membusuk sehingga tidak mampu menyerap air. Sebaliknya, media yang tidak pernah disiram selama lebih dari 3 minggu membuat akar serabut kering dan mati. Kedua kondisi ekstrem ini memicu kelayuan fisik yang ditandai dengan daun melengkung dan kehilangan ketegagannya.

Untuk memulihkan tanaman, lakukan penyiraman secara berkala setiap 7 hingga 10 hari sekali pada pagi hari pukul 06.00 hingga 08.00 WIB selama musim kemarau. Pastikan media tanam menggunakan campuran poros seperti sekam bakar, pasir malang, dan kompos dengan perbandingan 2:1:1. Penempatan tanaman di area dengan intensitas cahaya matahari tidak langsung sebesar 50 hingga 60 persen akan membantu pemulihan jaringan daun secara optimal dalam waktu 4 hingga 6 minggu.

Penyebab & Cara Mengatasi

Dehidrasi atau Kekurangan Air

Ciri: Daun terasa lembek, mengkerut memanjang, tanah sangat kering dan terlepas dari tepi dalam pot.

Solusi: Lakukan penyiraman perendaman dari bawah pot selama 15 hingga 20 menit hingga media tanam basah merata, lalu tiriskan sisa airnya.

Serangan Hama Kutu Putih atau Tungau

Ciri: Terdapat bercak putih seperti kapas di pangkal daun atau bintik kekuningan, daun baru tumbuh melengkung abnormal.

Solusi: Bersihkan hama secara manual menggunakan kain basah yang diberi sedikit sabun cuci piring lembut, lalu bilas dengan air bersih.

Pembusukan Akar akibat Overwatering

Ciri: Daun keriting disertai warna menguning dari pangkal, pangkal batang terasa lunak dan tercium bau kurang sedap.

Solusi: Bongkar tanaman dari pot, potong akar yang hitam atau membusuk, angin-anginkan sehari, lalu tanam ulang pada media baru yang kering dan poros.

Langkah-langkah

  1. Periksa kondisi media tanam dengan memasukkan jari tangan sejauh 3 hingga 5 cm ke dalam pot untuk memastikan tingkat kelembapannya.
  2. Amati bagian pangkal dan lipatan daun secara teliti untuk mendeteksi keberadaan hama kutu putih atau tungau merah.
  3. Cuci bersih daun yang berdebu atau terinfeksi hama menggunakan kain lap lembut yang dibasahi air bersih.
  4. Atur ulang jadwal penyiraman menjadi 1 kali setiap 7 hingga 10 hari di musim kemarau dan pastikan lubang drainase pot bekerja dengan baik.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah daun lidah mertua yang sudah keriting bisa kembali lurus sempurna?

Daun tua yang sudah terlanjur keriting parah biasanya sulit kembali lurus 100%, tetapi perawatan yang tepat akan membuat daun kembali kaku dan merangsang tumbuhnya daun baru yang sehat.

Seberapa sering lidah mertua harus disiram saat musim kemarau?

Penyiraman cukup dilakukan 7 hingga 10 hari sekali, atau ketika bagian atas media tanam sudah terasa benar-benar kering.

Mengapa daun lidah mertua keriting padahal tanahnya selalu basah?

Tanah yang terlalu basah membuat akar membusuk sehingga tidak bisa menyerap air, akibatnya tanaman mengalami dehidrasi dan daunnya mengkerut.

Apakah pemupukan bisa langsung menyembuhkan daun yang keriting?

Jangan berikan pupuk saat tanaman sedang stres atau mengalami kerusakan akar. Pulihkan dahulu sistem perakaran dan tingkat kelembapannya.

Komposisi media tanam apa yang paling ideal untuk lidah mertua?

Campuran sekam bakar, pasir malang, dan kompos dengan perbandingan 2:1:1 sangat cocok karena sifatnya yang sangat poros dan tidak menyimpan air berlebih.

Lebih lanjut tentang Lidah Mertua

Panduan terkait

Daun Keriting, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.