Intensitas penyiraman pada musim kemarau perlu ditingkatkan menjadi 2 hingga 3 kali dalam seminggu, disesuaikan dengan tingkat pengeringan media tanam. Pastikan Anda memeriksa kedalaman 2 sampai 3 sentimeter lapisan atas media tanam terlebih dahulu; jika terasa kering saat disentuh jari, segera siram hingga air mengalir keluar melalui lubang drainase pot sebanyak 200 hingga 300 mililiter per tanaman.
Kelembapan udara di sekitar area tumbuh dapat ditingkatkan dengan membuat kebun mikro sederhana, yaitu menempatkan pot di atas nampan berisi batu kerikil dan air bersih setinggi 1 sentimeter tanpa menyentuh dasar pot. Selain itu, lakukan pengabutan (misting) air bersih pada area sekitar daun sebanyak 1 kali sehari pada jam 07.00 hingga 08.00 pagi agar kelembapan udara bertahan di kisaran ideal 60 sampai 80 persen.
Apabila kondisi daun keriting disertai bercak kekuningan atau keperakan, segera periksa bagian bawah daun untuk mengidentifikasi keberadaan hama pengisap seperti thrips atau tungau. Lakukan pembersihan daun secara manual menggunakan kain katun lembap setiap 7 hari sekali, serta isolasi tanaman selama 14 hari masa pemulihan agar masalah tidak menyebar ke koleksi tanaman hias lainnya.






