Serangan hama pengisap seperti thrips, tungau merah, dan kutu daun menjadi penyebab utama daun bonsai menggulung kasar dan mengkerut. Hama-hama mikroskopis ini berkembang biak sangat cepat dalam cuaca panas kering, merusak sel-sel epidermis daun yang baru tumbuh hanya dalam waktu 3 hingga 5 hari. Bekas hisapan hama meninggalkan pola bercak keperakan atau kekuningan sebelum akhirnya helai daun melengkung tak beraturan.
Penyebab kedua yang tidak kalah sering adalah ketidakseimbangan pasokan air pada media tanam bonsai yang relatif dangkal. Ketika pot bonsai terpapar sinar matahari langsung selama lebih dari 6 jam tanpa penyiraman yang memadai, akar serabut akan mengering dan memicu mekanisme pertahanan tanaman berupa penggulungan daun untuk mengurangi penguapan. Sebaliknya, penyiraman berlebihan hingga media becek tanpa sirkulasi udara juga memicu pembusukan akar yang menghasilkan gejala serupa.
Langkah awal penanganan harus dilakukan secara bertahap mulai dari pemindahan posisi pot ke area ternaungi 50 persen, pembersihan fisik daun dengan semprotan air halus setiap jam 07.00 pagi, hingga pengaturan ulang jadwal siram menjadi 2 kali sehari. Pemupukan kimia harus dihentikan sementara waktu selama minimal 14 hari sampai pucuk daun baru mulai tumbuh normal dan sehat kembali.