Puring, Panduan Pemupukan Tanaman Puring yang Tepat Berdasarkan Fase Pertumbuhan
wallygrom / BY-SA

Panduan Pemupukan Tanaman Puring yang Tepat Berdasarkan Fase Pertumbuhan

Pemupukan tanaman puring perlu disesuaikan antara fase vegetatif awal dan fase dewasa agar warna daun keluar maksimal serta tajuk tanaman tumbuh rimbun.

Jawaban singkat

Pemupukan puring (Codiaeum variegatum) bertujuan memperkuat corak warna daun serta menjaga ketahanan batang. Pada fase awal pertumbuhan atau bibit umur 0 hingga 6 bulan, fokus pemupukan ada pada pembentukan perakaran dan vegetatif daun. Campurkan pupuk kandang matang sebanyak 100 sampai 200 gram per pot ukuran sedang saat penanaman awal di awal musim hujan.

Ringkas: Puring

Cahaya
Sinar langsung 4-6 jam/hari
Penyiraman
Siram 1-2 kali sehari, kurangi saat musim hujan
Musim
Sepanjang tahun
Tingkat Kesulitan
Mudah

Tanaman hias daun tropis yang mudah beradaptasi, cocok untuk pemula.

Masuk fase vegetatif aktif umur 6 hingga 12 bulan, berikan pupuk makro seimbang yang kaya nitrogen dan kalium setiap 4 minggu sekali pada musim kemarau dengan penyiraman teratur. Aplikasi pupuk daun berunsur mikro dapat disemprotkan 2 minggu sekali pada pagi hari pukul 07.00 sampai 09.00 WIB untuk merangsang klorofil dan pigmen antosianin pencetus warna merah, kuning, serta ungu.

Pada fase pemeliharaan puring dewasa di atas 1 tahun, frekuensi pemupukan padat dapat dikurangi menjadi 2 sampai 3 bulan sekali menggunakan pupuk lepas lambat sebanyak 1 sampai 2 sendok makan per pot. Pembatasan kadar nitrogen berlebih sangat penting pada fase ini agar daun puring tidak berubah menjadi dominan hijau polos dan kehilangan motif cantiknya.

Saat peralihan dari musim kemarau ke musim hujan, lakukan penggemburan tanah permukaan setebal 2 sampai 3 cm dan tambahkan kompos halus sebanyak 250 gram per tanaman. Pastikan drainase media tanam tetap lancar agar sisa garam pupuk tidak menumpuk di area perakaran yang dapat menyebabkan daun puring rontok mendadak.

Langkah-langkah

  1. Persiapan Media dan Pemupukan Dasar: Campurkan media tanam dengan pupuk kandang terkomposisi sempurna sebelum bibit puring ditanam.
  2. Aplikasi Pemupukan Fase Vegetatif: Berikan pupuk makro seimbang setiap bulan sekali pada area sekeliling tajuk tanaman.
  3. Penyemprotan Unsur Mikro untuk Warna: Semprotkan pupuk daun kaya kalium dan nutrisi mikro 2 minggu sekali di bawah permukaan daun.
  4. Pemeliharaan Fase Dewasa: Benamkan pupuk lepas lambat setiap 2 hingga 3 bulan sekali di dekat tepi pot untuk ketersediaan nutrisi yang stabil.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Mengapa warna daun puring saya berubah menjadi hijau semua?

Hal ini umumnya disebabkan oleh kelebihan pemupukan nitrogen atau kurangnya paparan sinar matahari langsung.

Berapa kali puring harus dipupuk dalam seminggu?

Puring tidak perlu dipupuk setiap minggu. Pemupukan cair cukup 2 minggu sekali dan pupuk padat dilakukan 1-2 bulan sekali.

Apakah pupuk kandang aman untuk puring dalam pot?

Sangat aman asalkan pupuk kandang sudah matang sempurna atau terkomposkan dengan baik agar tidak menimbulkan panas pada akar.

Kapan waktu terbaik menyemprotkan pupuk daun pada puring?

Waktu terbaik adalah pagi hari antara pukul 07.00 hingga 09.00 WIB saat stomata daun sedang terbuka optimal.

Mengapa ujung daun puring mengering setelah dipupuk?

Kondisi tersebut merupakan tanda terbakar pupuk akibat konsentrasi racikan yang terlalu pekat atau diaplikasikan saat media tanam kering.

Lebih lanjut tentang Puring

Panduan terkait

Pemupukan, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.