Memasuki fase generatif (pembungaan), kurangi nitrogen dan tingkatkan fosfor (P) dan kalium (K). Gunakan pupuk NPK 10-30-20 atau 15-30-15 setiap 3 minggu sekali. Jika aglonema tidak berbunga, tidak masalah karena tanaman hias daun lebih diutamakan. Pada musim kemarau, pemupukan bisa dilanjutkan dengan dosis normal karena penyiraman tetap terjaga.
Untuk tanaman dewasa yang sudah rimbun, lakukan pemupukan setiap bulan dengan pupuk slow release (SRP) seperti Dekastar atau Osmocote. Taburkan 5-10 butir per pot berdiameter 20 cm. Alternatifnya, gunakan pupuk cair organik seperti ekstrak rumput laut atau kompos cair setiap 2 minggu sekali. Jangan memupuk saat tanaman stres akibat hama, penyakit, atau baru dipindahkan.
Hindari pemupukan berlebihan yang menyebabkan daun terbakar (ujung daun kering) dan akar rusak. Jika terjadi overdosis, siram media tanam dengan air bersih hingga air keluar dari lubang drainase. Ulangi beberapa kali. Selalu baca label pupuk dan konsultasikan dengan penyuluh pertanian setempat untuk dosis spesifik sesuai kondisi lokal.