Untuk anthurium dewasa (usia >1 tahun), berikan pupuk NPK seimbang dengan rasio 20-20-20 setiap 2 minggu sekali pada musim hujan, dan setiap 3–4 minggu sekali pada musim kemarau. Dosis yang dianjurkan adalah 1 gram per liter air, siramkan ke media tanam secukupnya hingga basah. Hindari pemupukan saat tanaman stres, misalnya setelah terkena hujan deras atau saat suhu sangat panas. Pada musim kemarau, kurangi frekuensi karena pertumbuhan melambat.
Selain pupuk utama, tambahkan pupuk daun yang mengandung unsur mikro seperti magnesium dan zat besi setiap 1–2 bulan sekali. Semprotkan pada pagi hari (sebelum pukul 09.00) agar daun tidak terbakar. Pupuk organik cair seperti ekstrak rumput laut atau kompos cair juga baik diberikan setiap 1–2 bulan sebagai suplemen. Pastikan media tanam (seperti campuran pakis, sekam, dan arang) memiliki drainase baik agar akar tidak busuk akibat kelebihan pupuk.
Perhatikan tanda-tanda kekurangan atau kelebihan pupuk. Daun menguning bagian bawah menandakan kekurangan nitrogen, sementara ujung daun hangus bisa karena kelebihan pupuk. Jika daun keriput atau bercak coklat, kurangi frekuensi pemupukan dan siram dengan air bersih untuk mengurangi konsentrasi garam. Selalu baca label pupuk dan konsultasi dengan penyuluh pertanian setempat untuk dosis yang sesuai dengan kondisi tanaman Anda.