Puring, Cara Menanam Puring dari Awal Hingga Rimbun dan Cemerlang
wallygrom / BY-SA

Cara Menanam Puring dari Awal Hingga Rimbun dan Cemerlang

Menanam puring sangat mudah dilakukan di Indonesia sepanjang tahun dengan teknik stek batang dan pencahayaan sinar matahari yang cukup.

Jawaban singkat

Puring (Codiaeum variegatum) merupakan tanaman hias daun tropis yang sangat populer di Indonesia karena corak warnanya yang kontras dan menawan. Tanaman ini cocok ditanam di daerah dataran rendah hingga tinggi sepanjang tahun, baik di pekarangan rumah maupun di dalam pot. Untuk memulai penanaman, siapkan media tanam yang porous dengan campuran tanah topsoil, pupuk kandang matang, dan sekam bakar dengan perbandingan 1:1:1. Penanaman di awal musim hujan sangat dianjurkan agar bibit mendapatkan kelembapan alami yang optimal selama masa pembentukan akar awal.

Ringkas: Puring

Cahaya
Sinar langsung 4-6 jam/hari
Penyiraman
Siram 1-2 kali sehari, kurangi saat musim hujan
Musim
Sepanjang tahun
Tingkat Kesulitan
Mudah

Tanaman hias daun tropis yang mudah beradaptasi, cocok untuk pemula.

Metode pembanyakan puring yang paling praktis dan cepat adalah melalui stek batang. Pilih cabang yang sudah setengah berkayu dengan panjang sekitar 15 hingga 20 cm dan diameter minimal 1 cm. Potong daun bagian bawah dan sisakan 2 sampai 3 helai daun atas yang dipotong setengahnya untuk mengurangi penguapan. Tancapkan stek setinggi 5 cm ke dalam media semai, lalu tempatkan di lokasi teduh dengan naungan 50 persen selama 2 hingga 3 minggu pertama hingga tunas baru mulai bermunculan.

Penyiraman dilakukan secara rutin 1 kali sehari pada pagi hari saat musim kemarau, dan disesuaikan menjadi 2 hingga 3 hari sekali saat musim hujan tiba agar media tidak terlalu becek. Untuk memicu keluarnya warna daun yang cemerlang seperti merah, kuning, dan jingga, puring membutuhkan paparan sinar matahari langsung minimal 4 hingga 6 jam setiap hari. Berikan pupuk organik padat atau kompos sebanyak 1 sampai 2 genggam per pot setiap 4 minggu sekali untuk menjaga ketersediaan hara makro dan mikro.

Pemangkasan pucuk (pruning) dapat dilakukan setiap 3 bulan sekali untuk merangsang pertumbuhan cabang samping sehingga tajuk puring menjadi lebih rimbun dan padat. Tanaman puring yang dirawat dengan baik akan tumbuh subur dan siap dipanen stek barunya atau dijadikan elemen dekorasi taman secara utuh setelah berumur 6 hingga 12 bulan. Pengendalian gulma di sekitar pangkal batang juga perlu dilakukan secara manual setiap 2 minggu agar penyerap hara berjalan maksimal.

Langkah-langkah

  1. Siapkan wadah atau pot yang memiliki lubang drainase baik di bagian bawahnya, lalu isi dengan campuran tanah, pupuk kandang, dan sekam bakar.
  2. Pilih batang puring yang sehat dan berkayu sedang, kemudian potong sepanjang 15-20 cm menggunakan gunting stek yang tajam dan bersih.
  3. Tancapkan batang stek ke dalam media tanam sejalam 5 cm, padatkan media di sekitar batang, lalu siram dengan air secukupnya hingga lembap.
  4. Letakkan pot di tempat yang teduh selama 2-3 minggu sampai akar tumbuh, kemudian pindahkan secara bertahap ke area yang terkena sinar matahari penuh.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah puring bisa ditanam di dalam ruangan (indoor)?

Puring bisa diletakkan di dalam ruangan sementara waktu, namun perlu dikeluarkan secara berkala ke area bersinar matahari agar warnanya tidak pudar dan menjadi hijau polos.

Berapa kali puring harus disiram dalam seminggu?

Pada musim kemarau disiram 1 kali sehari, sedangkan pada musim hujan cukup disiram 2-3 hari sekali saat media tanam bagian atas mulai mengering.

Mengapa daun puring rontok setelah baru dibeli dari nursery?

Hal tersebut merupakan reaksi stres adaptasi terhadap perubahan lingkungan, kelembapan, dan intensitas cahaya. Letakkan di tempat teduh selama 1 minggu sebelum dipindahkan ke sinar matahari.

Kapan waktu terbaik untuk melakukan pemangkasan puring?

Pemangkasan paling baik dilakukan pada awal musim hujan atau setiap 3 bulan sekali untuk merangsang pembentukan cabang-cabang baru yang lebih rimbun.

Apakah tanaman puring tahan terhadap kemarau panjang?

Puring cukup tahan kekeringan jika sudah memiliki sistem perakaran yang kuat, namun penyiraman teratur tetap diperlukan agar daun tidak layu dan gugur.

Lebih lanjut tentang Puring

Panduan terkait

Cara Menanam, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.