Penyiraman dilakukan saat media tanam mulai kering, biasanya 2-3 hari sekali di musim kemarau, dan kurangi saat musim hujan karena puring tidak tahan genangan. Gunakan media tanam porous seperti campuran tanah, sekam bakar, dan kompos (1:1:1). Pastikan pot memiliki lubang drainase yang baik.
Pemupukan dilakukan setiap 2 minggu sekali menggunakan pupuk NPK seimbang (misal 16-16-16) dengan dosis sesuai label, atau pupuk organik cair. Pangkas cabang yang terlalu panjang untuk merangsang pertumbuhan tunas baru dan menjaga bentuk tanaman. Lakukan pemangkasan di awal musim kemarau.
Hama yang sering menyerang adalah kutu putih, tungau, dan ulat. Ciri serangan: daun menggulung, bercak kuning, atau ada sarang laba-laba. Atasi dengan menyemprotkan air sabun atau minyak neem secara rutin. Untuk penyakit jamur (bercak daun), kurangi kelembaban dan pastikan sirkulasi udara baik. Jangan gunakan pestisida kimia tanpa konsultasi dengan penyuluh setempat.