Keladi, Panduan Pemupukan Keladi yang Tepat Berdasarkan Fase Pertumbuhan
Swallowtail Garden Seeds / PDM

Panduan Pemupukan Keladi yang Tepat Berdasarkan Fase Pertumbuhan

Pemupukan keladi harus disesuaikan dengan fase dormansi, pertumbuhan tunas, dan pematangan warna daun agar umbi tetap sehat dan warna daun tampak cerah.

Jawaban singkat

Pada fase awal pertumbuhan umbi, sekitar minggu ke-1 hingga ke-4 setelah dormansi berakhir, keladi membutuhkan pupuk organik yang terdekomposisi sempurna. Campurkan kompos matang atau pupuk kandang halus sebanyak 1 hingga 2 genggam per pot ukuran 20 cm ke dalam media tanam. Nutrisi organik kaya nitrogen dan fosfor pada tahap ini sangat penting untuk merangsang pembentukan akar baru serta memicu pemunculan tunas daun pertama di awal musim hujan.

Ringkas: Keladi

Cahaya
Ternaungi 40-60 persen (cahaya tidak langsung)
Penyiraman
Jaga media tetap lembap, siram 1-2 kali sehari
Musim
Sepanjang tahun
Tingkat Kesulitan
Mudah

Sangat menyukai kelembapan tinggi dan media yang gembur

Memasuki minggu ke-5 hingga ke-16, tanaman keladi berada pada fase vegetatif aktif yang membutuhkan asupan nutrisi secara teratur setiap 14 hari sekali. Gunakan pupuk majemuk seimbang NPK cair yang dilarutkan dengan konsentrasi encer untuk mencegah kerusakan akar. Aplikasi pupuk cair sebaiknya dilakukan pada pagi hari antara pukul 07.00 hingga 09.00 saat stomata daun terbuka optimal dan media tanam dalam kondisi cukup lembap.

Memasuki bulan ke-5 pertumbuhan, fokus pemupukan bergeser untuk menguatkan pigmentasi warna daun dan memperbesar ukuran umbi. Dosis unsur Kalium dan Magnesium perlu ditingkatkan, sementara unsur Nitrogen dikurangi agar daun tidak meluas terlalu hijau. Pemberian pupuk tinggi Kalium ini dilakukan selang-seling setiap 21 hari sekali hingga bulan ke-7, sehingga corak warna merah, pink, atau putih pada daun keladi muncul lebih kontras dan mengilap.

Ketika memasuki musim kemarau atau bulan ke-8 hingga ke-9, tanaman keladi secara alami mulai memasuki fase dormansi yang ditandai dengan daun yang menguning dan gugur. Pada fase ini, seluruh pemupukan wajib dihentikan total dan frekuensi penyiraman dikurangi secara bertahap. Menghentikan pemupukan saat dormansi sangat penting untuk mencegah penumpukan garam mineral yang dapat memicu pembusukan umbi di dalam tanah.

Langkah-langkah

  1. Langkah 1: Campurkan kompos matang sebanyak 20 persen dari total volume media tanam saat menanam umbi di awal fase tumbuh.
  2. Langkah 2: Berikan pupuk majemuk seimbang cair yang diencerkan setiap 2 minggu sekali selama fase vegetatif aktif di bulan ke-1 sampai ke-4.
  3. Langkah 3: Beralih ke pupuk kaya Kalium dan Magnesium setiap 3 minggu sekali pada bulan ke-5 sampai ke-7 untuk mempertajam warna daun.
  4. Langkah 4: Hentikan pemupukan total dan kurangi penyiraman saat tanaman menunjukkan tanda dormansi di awal musim kemarau.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah pupuk kandang yang masih baru boleh langsung dicampur ke media keladi?

Tidak boleh, pupuk kandang segar masih mengalami proses fermentasi yang menghasilkan panas dan memicu pembusukan umbi keladi.

Seberapa sering pupuk cair harus diberikan pada keladi?

Pada fase pertumbuhan aktif, pupuk cair yang sudah diencerkan cukup diberikan setiap 2 minggu sekali.

Mengapa warna merah pada daun keladi saya malah berubah menjadi hijau?

Hal ini biasanya disebabkan oleh pemberian pupuk Nitrogen yang berlebihan, sehingga merangsang pembentukan klorofil hijau secara dominan.

Apakah keladi yang sedang dormansi perlu dipupuk?

Sama sekali tidak perlu. Pemupukan saat dormansi justru akan merusak umbi yang sedang beristirahat.

Pupuk apa yang bagus untuk merangsang pembentukan anak umbi keladi?

Pupuk dengan kandungan Fosfor dan Kalium yang tinggi sangat baik untuk memicu pembentukan dan pembesaran umbi baru.

Lebih lanjut tentang Keladi

Panduan terkait

Pemupukan, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.