Memasuki minggu ke-5 hingga ke-16, tanaman keladi berada pada fase vegetatif aktif yang membutuhkan asupan nutrisi secara teratur setiap 14 hari sekali. Gunakan pupuk majemuk seimbang NPK cair yang dilarutkan dengan konsentrasi encer untuk mencegah kerusakan akar. Aplikasi pupuk cair sebaiknya dilakukan pada pagi hari antara pukul 07.00 hingga 09.00 saat stomata daun terbuka optimal dan media tanam dalam kondisi cukup lembap.
Memasuki bulan ke-5 pertumbuhan, fokus pemupukan bergeser untuk menguatkan pigmentasi warna daun dan memperbesar ukuran umbi. Dosis unsur Kalium dan Magnesium perlu ditingkatkan, sementara unsur Nitrogen dikurangi agar daun tidak meluas terlalu hijau. Pemberian pupuk tinggi Kalium ini dilakukan selang-seling setiap 21 hari sekali hingga bulan ke-7, sehingga corak warna merah, pink, atau putih pada daun keladi muncul lebih kontras dan mengilap.
Ketika memasuki musim kemarau atau bulan ke-8 hingga ke-9, tanaman keladi secara alami mulai memasuki fase dormansi yang ditandai dengan daun yang menguning dan gugur. Pada fase ini, seluruh pemupukan wajib dihentikan total dan frekuensi penyiraman dikurangi secara bertahap. Menghentikan pemupukan saat dormansi sangat penting untuk mencegah penumpukan garam mineral yang dapat memicu pembusukan umbi di dalam tanah.






