Media tanam yang ideal untuk tanaman keladi harus memiliki sifat gembur, kaya nutrisi, dan poros agar tidak menyimpan air berlebih. Racik media tanam menggunakan campuran tanah humus topsoil, sekam bakar, dan kompos atau pupuk kandang matang dengan perbandingan 1:1:1. Tanam umbi keladi pada kedalaman 3-5 cm di bawah permukaan tanah dengan titik tunas menghadap ke atas, lalu tutup media dan padatkan secara perlahan di sekelilingnya.
Pengairan dilakukan secara rutin sebanyak 1 kali sehari pada pagi hari sekitar pukul 07.00 sampai 09.00 WIB selama musim kemarau untuk menjaga kelembapan. Saat memasuki musim hujan, frekuensi penyiraman dikurangi menjadi 2-3 hari sekali atau hanya ketika lapisan atas media tanam terlihat mulai mengering. Letakkan tanaman pada area yang menerima sinar matahari tidak langsung sebanyak 50-70% selama 4-6 jam sehari agar corak warna daun tampak terang dan tidak mudah terbakar.
Pemupukan susulan dapat diberikan setiap 2-4 minggu sekali menggunakan pupuk organik cair atau pembenah tanah hayati untuk menunjang pertumbuhan vegetatif. Pemanenan anakan atau perbanyakan umbi dapat mulai dilakukan setelah tanaman berumur 6-9 bulan ketika rumpun daun sudah cukup padat. Proses pemisahan anakan dilakukan dengan mengangkat seluruh bagian tanaman secara hati-hati, lalu memotong umbi anakan menggunakan pisau bersih dan tajam.






