Akar Keladi Busuk: Penyebab & Cara Mengatasi

Busuk akar pada keladi sering terjadi di musim hujan akibat jamur atau bakteri; kenali ciri dan solusinya.

Jawaban singkat

Keladi (Caladium) rentan busuk akar saat musim hujan karena tanah terlalu lembap. Masalah ini biasanya muncul sebagai daun menguning, layu, atau batang lembek. Jika tidak segera ditangani, tanaman bisa mati dalam 1–2 minggu.

Ringkas: Keladi

Cahaya
Ternaungi 40-60 persen (cahaya tidak langsung)
Penyiraman
Jaga media tetap lembap, siram 1-2 kali sehari
Musim
Sepanjang tahun
Tingkat Kesulitan
Mudah

Sangat menyukai kelembapan tinggi dan media yang gembur

Penyebab utama busuk akar adalah jamur Pythium atau Phytophthora yang menyerang akar saat drainase buruk. Ciri khasnya: akar berwarna cokelat kehitaman, berlendir, dan berbau busuk. Bakteri Erwinia juga bisa menyebabkan gejala serupa namun dengan bau lebih tajam dan jaringan basah.

Untuk memastikan penyebab, gali tanaman dan periksa akar. Akar sehat berwarna putih krem. Jika akar hitam dan lembek, segera potong bagian yang busuk dengan pisau steril. Jemur umbi di tempat teduh selama 2–3 jam, lalu tanam di media baru dengan campuran sekam bakar dan pasir (2:1) agar drainase lebih baik.

Cegah dengan menyiram hanya saat media kering (cek kedalaman 2 cm). Gunakan pot berlubang banyak. Di musim hujan, naikkan pot agar tidak tergenang. Jangan gunakan pupuk nitrogen tinggi saat musim hujan karena memicu pertumbuhan jamur.

Penyebab & Cara Mengatasi

Jamur Pythium/Phytophthora

Ciri: Akar cokelat kehitaman, berlendir, bau busuk ringan; daun menguning dari bawah ke atas.

Solusi: Potong akar busuk, rendam umbi dalam larutan fungisida berbahan aktif mankozeb atau metalaksil sesuai label, lalu tanam di media baru.

Bakteri Erwinia

Ciri: Akar basah, lembek, bau sangat tajam; batang juga lembek dan berair.

Solusi: Potong semua bagian yang terinfeksi, oleskan bakterisida berbahan tembaga atau streptomisin sesuai label, jemur umbi 1 hari, tanam di media steril.

Langkah-langkah

  1. Gali tanaman dan cuci akar dengan air mengalir. Potong semua akar yang hitam, lembek, atau berbau.
  2. Rendam umbi dalam larutan fungisida/bakterisida sesuai label selama 15–30 menit. Jemur di tempat teduh 2–3 jam.
  3. Siapkan pot baru dengan lubang drainase cukup. Isi media campuran sekam bakar (50%) + pasir malang (30%) + kompos steril (20%).
  4. Tanam umbi dengan posisi tunas di atas, siram secukupnya. Tempatkan di area teduh dengan sirkulasi udara baik selama 1 minggu.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa beda busuk akar jamur dan bakteri?

Jamur: akar hitam, berlendir, bau ringan. Bakteri: akar basah, lembek, bau tajam seperti amis.

Bisakah keladi yang busuk akar diselamatkan?

Ya, jika umbi masih keras dan tidak seluruhnya busuk. Potong bagian sakit, obati, dan tanam di media baru.

Berapa lama penyiraman yang aman di musim hujan?

Cukup 2–3 hari sekali, pastikan media tidak becek. Lebih baik kurang dari kelebihan air.

Apa media tanam terbaik untuk mencegah busuk akar?

Campuran sekam bakar, pasir malang, dan kompos steril dengan perbandingan 2:1:1.

Apakah pupuk bisa menyebabkan busuk akar?

Pupuk nitrogen tinggi (misal urea) berlebihan memicu jamur. Gunakan pupuk slow release dengan NPK seimbang.

Kapan waktu tanam keladi yang baik?

Awal musim kemarau (April-Mei) agar umbi tidak terlalu lembap.

Lebih lanjut tentang Keladi

Panduan terkait

Busuk Akar, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.