Gejala awal keladi busuk akar ditandai dengan daun bawah yang mendadak menguning beruntun, diikuti tangkai daun yang melunak dan terkulai meski media tampak basah. Jika pot dibongkar, akar yang sehat berwarna putih segar akan berubah menjadi cokelat kehitaman, mudah putus, dan berbau tidak sedap. Penyiraman berlebihan serta pot tanpa lubang drainase memadai menjadi faktor pemicu utama pembusukan ini.
Langkah darurat harus segera dilakukan dengan membongkar pot dan memotong seluruh bagian akar serta jaringan umbi yang membusuk menggunakan alat tajam steril. Gunakan racikan media tanam baru yang sangat porous, misalnya formulasi sekam bakar, pasir malang, dan kompos dengan perbandingan volume 2:1:1. Penambahan kapur pertanian secukupnya juga membantu menjaga pH media tanam tetap stabil di angka 6,0 hingga 6,5.
Setelah penanganan awal, letakkan keladi di tempat yang teduh dengan sirkulasi udara baik selama 10 hingga 14 hari tanpa terpapar air hujan langsung. Lakukan penyiraman secara terukur, yaitu hanya ketika lapisan media bagian atas sedalam 2 sampai 3 cm terasa kering saat disentuh. Dengan penanganan cermat, umbi keladi yang sehat akan mulai mengeluarkan tunas dan akar baru dalam waktu 3 minggu.






