Langkah awal pengendalian adalah melakukan pengamatan rutin setiap 2 hari sekali pada area pangkal batang dan permukaan daun. Jika terlihat bercak cokelat basah atau batang yang mendadak terkulai layu meskipun tanah lembap, segera lakukan tindakan isolasi. Pengurangan frekuensi penyiraman manual dari yang biasanya 1 kali sehari menjadi 2-3 hari sekali sangat disarankan apabila curah hujan sedang tinggi.
Untuk mengatasi penyakit busuk umbi dan akar, tanaman harus segera dibongkar dari potnya. Potong bagian umbi yang lunak atau membusuk menggunakan pisau steril, lalu angin-anginkan selama 3-4 jam hingga bekas potongan mengering. Ganti media tanam lama dengan racikan baru yang lebih poros, misalnya campuran 1 bagian tanah topsoil, 1 bagian sekam bakar, dan 1 bagian kompos matang.
Pencegahan jangka panjang selama 6 bulan musim hujan dapat dilakukan dengan menjaga sirkulasi udara di sekitar rak tanaman dan memberi naungan paranet 50%. Pastikan jarak antar pot minimal 20-30 cm agar daun tidak saling bersentuhan. Kebersihan sanitasi kebun dengan membuang daun tua yang gugur akan menekan risiko penularan spora jamur hingga 80% di area pekarangan Anda.






