Diagnosis yang tepat menjadi kunci utama dalam menyelamatkan keladi kesayangan dari kematian akibat serangan penyakit yang salah penanganan. Berbeda dari musim kemarau di mana masalah utamanya adalah kekurangan air dan hama pengisap, musim hujan menuntut kita untuk fokus pada pengaturan drainase dan sanitasi kebun. Setiap gejala yang muncul memiliki karakteristik unik yang membedakan apakah itu disebabkan oleh infeksi jamur, bakteri, atau sekadar stres fisiologis akibat media tanam yang terlalu padat.
Langkah awal pengobatan selalu dimulai dari isolasi tanaman yang sakit agar tidak menularkan ke koleksi keladi sehat di sekitarnya. Pemangkasan bagian tanaman yang terserang harus dilakukan menggunakan alat potong yang bersih dan tajam, diikuti dengan pengolesan bahan alami penutup luka seperti kapur sirih atau arang aktif. Selain itu, mengurangi frekuensi penyiraman dan memindahkan pot ke area yang lebih terlindung dari cipratan air hujan langsung akan sangat membantu proses pemulihan tanaman.
Pencegahan jangka panjang jauh lebih efektif dibandingkan mengobati tanaman yang sudah parah terinfeksi patogen musim hujan. Pastikan media tanam keladi memiliki porositas tinggi dengan mencampurkan sekam bakar, kompos matang, dan pasir kasar dengan perbandingan yang seimbang. Selalu patuhi petunjuk pada label kemasan jika Anda memutuskan menggunakan pengendali hayati atau kimiawi, dan berkonsultasilah dengan petugas penyuluh pertanian lapangan di BPP setempat untuk rekomendasi dosis yang paling aman.