Memasuki fase pertumbuhan aktif (3-12 bulan), tanaman membutuhkan keseimbangan unsur hara makro Nitrogen, Fosfor, dan Kalium (NPK) berimbang. Aplikasi pupuk NPK seimbang dapat dilakukan dengan melarutkan 5 gram pupuk dalam 1 liter air, lalu disiramkan ke media tanam sebanyak 250 ml per pot setiap 14 hari sekali pada pagi hari pukul 07.00-09.00 WIB.
Tanaman janda bolong dewasa yang sudah merambat tegak pada turus membutuhkan suplemen hara mikro serta pupuk pelepasan lambat (slow-release). Taburkan pupuk pelepasan lambat sebanyak 10 gram di atas media tanam setiap 3-6 bulan sekali, terutama saat memasuki musim kemarau agar tanaman tidak stres akibat fluktuasi suhu.
Penyerapan pupuk sangat dipengaruhi oleh kondisi iklim tropis Indonesia. Pada musim hujan, kurangi frekuensi pemupukan cair menjadi 3 minggu sekali untuk mencegah pembusukan akar akibat media terlalu basah, sedangkan pada musim kemarau penyiraman air bersih harus dilakukan 1 hari sebelum pemupukan agar perakaran tidak terbakar.






