Janda Bolong, Cara Merawat Janda Bolong Agar Subur, Rimbun, dan Daun Bolong Sempurna
spurekar / BY

Cara Merawat Janda Bolong Agar Subur, Rimbun, dan Daun Bolong Sempurna

Merawat janda bolong agar tumbuh subur dan rimbun memerlukan pencahayaan terang tidak langsung, media tanam poros, serta penyiraman yang disesuaikan dengan musim di Indonesia.

Jawaban singkat

Tanaman janda bolong atau Monstera adansonii tumbuh sangat baik di iklim tropis Indonesia yang memiliki kelembapan udara antara 60 hingga 80 persen. Di wilayah dataran rendah maupun tinggi, tanaman hias ini membutuhkan pencahayaan terang tidak langsung selama 4 sampai 6 jam setiap hari. Pencahayaan sinar matahari pagi sebelum pukul 09.00 WIB sangat bagus untuk memicu pembentukan karakter lubang daun, namun hindari paparan terik matahari siang karena dapat membakar lembaran daun.

Ringkas: Janda Bolong

Cahaya
Cahaya tidak langsung terang, hindari sinar matahari langsung.
Penyiraman
Siram 2-3 kali seminggu, kurangi saat musim hujan. Jaga kelembapan media.
Musim
Sepanjang tahun di Indonesia, hindari suhu di bawah 15°C.
Tingkat Kesulitan
Mudah

Tanaman ini cocok untuk pemula. Perbanyak dengan stek batang.

Pilihan media tanam yang tepat menjadi kunci utama pencegahan busuk akar pada janda bolong. Gunakan campuran media tanam berporositas tinggi dengan formulasi 1 bagian sekam bakar, 1 bagian kompos matang, dan 1 bagian tanah humus atau cocopeat. Gunakan pot berdiameter 15 hingga 20 cm yang dilengkapi lubang drainase lancar di bagian dasar. Penggantian media tanam atau pemindahan pot dilakukan setiap 8 sampai 12 bulan sekali saat akar sudah memenuhi wadah.

Penyiraman janda bolong harus disesuaikan secara fleksibel dengan kondisi musim di Indonesia. Pada musim kemarau, lakukan penyiraman 2 hingga 3 kali seminggu saat bagian atas media tanam setebal 2 cm terasa kering. Sebaliknya pada musim hujan, kurangi frekuensi penyiraman menjadi 1 kali seminggu untuk menghindari media terlalu basah. Nutrisi harian didukung dengan pemberian pupuk organik cair atau pupuk NPK majemuk dosis ringan yang diaplikasikan setiap 3 sampai 4 minggu sekali.

Pemasangan tiang penyangga atau turus dari sabut kelapa setinggi 80 hingga 100 cm sangat disarankan agar akar angin dapat menempel kuat. Tanaman yang merambat pada turus akan menghasilkan ukuran daun yang jauh lebih besar hingga mencapai panjang 25 cm. Lakukan pula pemangkasan rutin pada daun tua yang menguning setiap 2 minggu sekali agar energi tanaman fokus pada pembentukan tunas dan daun baru yang sehat.

Langkah-langkah

  1. Siapkan media tanam poros dari campuran sekam bakar, kompos matang, dan tanah humus dengan perbandingan 1:1:1.
  2. Pasang turus sabut kelapa setinggi 80 hingga 100 cm di tengah pot sebelum memasukkan bibit janda bolong.
  3. Siram tanaman sebanyak 2 hingga 3 kali seminggu di musim kemarau dan 1 kali seminggu di musim hujan.
  4. Berikan pupuk pelengkap hara secara berkala setiap 3 sampai 4 minggu sekali sesuai anjuran petunjuk penggunaan.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Mengapa daun janda bolong saya belum memiliki lubang?

Daun muda atau tanaman yang kurang mendapat intensitas cahaya terang biasanya belum membentuk fenestrasi atau lubang. Pindahkan ke area yang lebih terang tanpa terkena sinar matahari langsung.

Berapa kali janda bolong harus disiram dalam seminggu?

Pada musim kemarau siram 2 hingga 3 kali seminggu, sedangkan pada musim hujan kurangi menjadi 1 kali seminggu setelah mengecek kelembapan media tanam.

Apakah janda bolong aman diletakkan di dalam ruangan?

Bisa diletakkan di dalam ruangan asalkan ditaruh di dekat jendela yang mendapat pantulan cahaya terang minimal 4 jam sehari.

Bagaimana cara membuat daun janda bolong tumbuh lebih besar?

Pasang turus sabut kelapa sebagai tempat merambat akar udara dan berikan pemupukan rutin setiap bulan.

Lebih lanjut tentang Janda Bolong

Panduan terkait

Perawatan, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.