Langkah pertama adalah memilih bibit. Anda bisa menggunakan stek batang yang memiliki minimal 2 ruas dan 1 daun. Potong batang dengan pisau steril, lalu rendam dalam air bersih selama 1-2 jam untuk mencegah layu. Media tanam yang ideal adalah campuran sekam bakar, cocopeat, dan pupuk kandang dengan perbandingan 2:1:1. Pastikan pot memiliki lubang drainase yang baik. Tanam stek sedalam 2-3 cm, lalu siram hingga lembap.
Perawatan harian meliputi penyiraman 2-3 kali seminggu (kurangi jika musim hujan) dan pemupukan setiap 2 minggu dengan pupuk NPK 16-16-16 seperempat dosis anjuran. Janda bolong menyukai kelembapan tinggi, semprot daun dengan air bersih setiap pagi. Pangkas daun menguning atau rusak untuk merangsang pertumbuhan baru. Untuk merambat, beri tiang lumut atau ajir. Tanaman siap diperbanyak setelah memiliki 5-6 daun, biasanya 3-4 bulan setelah tanam.
Panen dalam konteks janda bolong adalah perbanyakan. Potong stek batang sepanjang 10-15 cm dengan 2-3 ruas, lalu tanam seperti langkah awal. Anda juga bisa memanen daun untuk dekorasi dengan memotong tangkai daun dari pangkalnya. Pastikan alat potong steril untuk mencegah infeksi. Dengan perawatan tepat, janda bolong bisa tumbuh subur dan menjadi koleksi kebun Anda.