Akar Kamboja Busuk: Penyebab dan Cara Mengatasi

Akar kamboja yang busuk biasanya disebabkan oleh jamur akibat tanah terlalu basah. Kenali penyebab dan solusinya.

Jawaban singkat

Kamboja (Plumeria) adalah tanaman hias tropis yang populer di Indonesia. Namun, saat musim hujan tiba, banyak pekebun mengeluhkan akar kamboja yang membusuk. Masalah ini umum terjadi karena kamboja tidak menyukai tanah yang terlalu basah. Di daerah dengan curah hujan tinggi, seperti Jawa Barat atau Sumatera Barat, risiko busuk akar meningkat drastis. Jika tidak segera ditangani, tanaman bisa layu permanen dan mati.

Ringkas: Kamboja

Cahaya
Sinar matahari penuh minimal 6 jam/hari
Penyiraman
Siram 2-3 kali seminggu saat kemarau, kurangi saat hujan
Musim
Sepanjang tahun, berbunga puncak di musim kemarau
Tingkat Kesulitan
Mudah

Tahan kekeringan, tidak tahan genangan

Penyebab utama busuk akar pada kamboja adalah infeksi jamur patogen tular tanah, terutama dari genus Phytophthora, Pythium, dan Rhizoctonia. Jamur ini menyerang ketika drainase buruk, tanah terlalu lembap, atau media tanam terlalu padat. Gejala awal biasanya daun menguning dan layu, diikuti batang lembek dan berbau tidak sedap. Pada tahap lanjut, akar berwarna coklat kehitaman dan mudah putus.

Untuk mengatasi busuk akar, langkah pertama adalah mengurangi frekuensi penyiraman. Saat musim hujan, siram hanya jika tanah benar-benar kering, sekitar 1-2 minggu sekali tergantung lokasi. Perbaiki drainase dengan menambahkan pasir atau sekam bakar pada media tanam. Jika tanaman sudah terlanjur terserang, segera ganti media tanam dengan yang baru dan steril. Potong bagian akar yang busuk dengan pisau steril, lalu olesi luka dengan fungisida alami seperti bubuk kayu manis.

Pencegahan lebih baik daripada mengobati. Tanam kamboja di pot berlubang banyak atau di tanah yang tidak becek. Campurkan media tanam dengan perbandingan 2:1:1 untuk tanah, pasir, dan kompos. Hindari mulsa organik tebal di sekitar pangkal batang. Jika hujan terus-menerus, pindahkan pot ke tempat teduh atau buat naungan plastik transparan. Jangan lupa untuk memeriksa akar setiap 3-4 bulan sekali.

Penyebab & Cara Mengatasi

Infeksi Jamur (Phytophthora, Pythium, Rhizoctonia)

Ciri: Akar berwarna coklat kehitaman, lunak, dan berbau busuk. Daun menguning dan layu meskipun tanah lembap. Batang dekat pangkal lembek.

Solusi: Potong akar yang terinfeksi. Ganti media tanam dengan campuran porous. Kurangi penyiraman. Aplikasi fungisida sesuai label (konsultasi dengan BPP setempat).

Penyiraman Berlebihan

Ciri: Tanah selalu basah, genangan air di permukaan. Daun menguning, rontok, dan batang mengkerut. Akar masih putih tapi lembek dan berair.

Solusi: Hentikan penyiraman sampai tanah kering. Perbaiki drainase dengan menambahkan pasir atau sekam. Siram hanya saat tanah kering sentuh.

Langkah-langkah

  1. Hentikan penyiraman segera dan biarkan tanah mengering selama 3-5 hari.
  2. Keluarkan tanaman dari pot, bersihkan akar dari tanah, dan potong akar busuk hingga bagian sehat.
  3. Celupkan akar ke dalam larutan fungisida alami (misal rebusan bawang putih) selama 15 menit, lalu keringkan.
  4. Tanam kembali di media baru yang porous (tanah:pasir:sekam = 2:1:1) dan jangan disiram dulu selama 7 hari.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah kamboja bisa bertahan jika akarnya sudah busuk parah?

Jika masih ada sisa akar sehat dan batang belum lembek, tanaman masih bisa diselamatkan dengan memotong semua akar busuk dan menanam ulang.

Berapa lama kamboja pulih setelah perawatan busuk akar?

Biasanya membutuhkan waktu 2-4 minggu untuk menunjukkan pertumbuhan baru, tergantung kondisi tanaman dan lingkungan.

Apakah busuk akar bisa menular ke tanaman lain?

Ya, jamur penyebab busuk akar bisa menular melalui air, tanah, atau alat. Pisahkan tanaman sakit dan sterilkan alat.

Bolehkah menyiram kamboja dengan air cucian beras?

Tidak disarankan karena air cucian beras bisa membuat tanah cepat basah dan memicu jamur, terutama di musim hujan.

Apakah kamboja perlu dipupuk saat pemulihan?

Jangan beri pupuk sampai tanaman menunjukkan pertumbuhan baru (tunas). Pupuk justru bisa membebani akar yang lemah.

Lebih lanjut tentang Kamboja

Panduan terkait

Busuk Akar, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.