Penyebab pertama adalah kekurangan air. Ciri khasnya: daun menguning lalu mengering mulai dari ujung, media tanam kering, dan bonsai terlihat 'lesu' meski disiram pagi. Solusinya siram lebih sering, misalnya 2 kali sehari (pagi dan sore) saat kemarau, dan beri mulsa pada media tanam untuk menjaga kelembaban.
Penyebab kedua adalah kelebihan air (busuk akar). Ciri: daun menguning tiba-tiba, rontok, media tanam basah dan berbau, akar lembek. Solusinya hentikan penyiraman, ganti media tanam dengan yang lebih porous (campuran sekam bakar, pasir malang, dan tanah liat perbandingan 2:1:1), serta potong akar busuk. Jangan menyiram lagi sampai media benar-benar kering.
Penyebab ketiga adalah serangan hama, terutama kutu perisai atau tungau. Ciri: daun berbintik kuning, ada lapisan lilin atau sarang halus di sela batang. Solusinya semprot dengan insektisida nabati seperti larutan bawang putih atau minyak neem, ulangi seminggu sekali. Untuk hama berat, konsultasi dengan BPP setempat untuk rekomendasi pestisida yang tepat.