Pengaturan penyiraman dan pemilihan media tanam adalah fondasi utama kesehatan bonsai. Media tanam yang ideal harus sangat poros, menggunakan campuran pasir malang, pumice, dan kompos matang dengan perbandingan 2:1:1. Pada musim kemarau, lakukan penyiraman 2 kali sehari, yaitu pada pukul 07.00 pagi dan 16.00 sore hingga air mengalir keluar dari lubang drainase pot. Saat musim hujan tiba, kurangi frekuensi penyiraman menjadi 1 kali sehari atau 2 hari sekali, tergantung pada tingkat kelembapan media tanam yang diuji dengan tusuk kayu.
Pemangkasan cabang dan daun (pruning) secara teratur penting untuk menjaga proporsi estetika dan merangsang percabangan halus. Lakukan pemangkasan pemeliharaan setiap 2 hingga 3 bulan sekali dengan memotong tunas yang tumbuh terlalu panjang atau menyimpang dari bentuk alaminya. Selain pemangkasan, tindakan pengawatan (wiring) menggunakan kawat aluminium dapat dilakukan saat cabang masih lentur pada fase pertumbuhan aktif. Pastikan kawat dibongkar setelah 3 hingga 6 bulan sebelum melukai kulit batang bonsai.
Pemupukan dan penggantian pot (repotting) secara berkala menjamin ketersediaan nutrisi dalam volume tanah yang terbatas. Aplikasikan pupuk organik lambat urai (slow-release) sebanyak 10 hingga 20 gram per pot setiap 1 bulan sekali, atau pupuk cair organik setiap 2 minggu sekali. Penggantian pot dan peremajaan akar wajib dilakukan setiap 1 hingga 2 tahun untuk bonsai muda, dan 3 hingga 5 tahun untuk bonsai dewasa. Saat repotting, potong maksimal 30 persen dari total volume akar halus yang membusuk atau terlalu padat untuk memberi ruang pertumbuhan akar baru.






