Langkah pertama dalam menyelamatkan anggrek yang menunjukkan gejala sakit adalah segera memisahkan tanaman tersebut dari koleksi lainnya untuk mencegah penularan. Pindahkan pot ke tempat yang terlindung dari cipratan air hujan langsung, namun tetap mendapatkan pencahayaan tidak langsung yang cukup untuk membantu proses pengeringan alami pada media tanamnya.
Pemangkasan bagian tanaman yang terinfeksi harus dilakukan menggunakan alat tajam yang telah disterilkan dengan api atau alkohol setiap kali akan memotong bagian berbeda. Oleskan bubur fungisida nabati atau bahan protektif pada luka bekas potongan, lalu biarkan tanaman beristirahat selama beberapa hari tanpa penyiraman berlebihan agar jaringan barunya dapat memulihkan diri.
Perbaikan manajemen media tanam dan lingkungan mikro menjadi kunci pencegahan jangka panjang setelah tanaman pulih dari serangan penyakit. Ganti media tanam yang sudah padat atau berlumut dengan arang kayu, serpihan pakis, atau kulit pinus baru yang memiliki drainase sangat baik, serta atur jarak antar pot minimal dua puluh sentimeter untuk menjamin sirkulasi udara yang optimal.