Ancaman utama pada musim hujan adalah busuk bonggol yang disebabkan oleh serangan jamur Fusarium maupun bakteri Erwinia. Ketika drainase buruk, penyiraman yang biasanya dilakukan 1 kali sehari harus segera dikurangi menjadi 1 kali setiap 5 hingga 7 hari, atau ditunda sama sekali jika pot sudah tersiram air hujan. Tanaman membutuhkan paparan sinar matahari langsung minimal 4 hingga 6 jam sehari untuk menjaga kadar air dalam bonggol tetap seimbang.
Gejala penyakit daun seperti bercak cokelat Colletotrichum dan jamur jelagah juga sering merusak estetika adenium dalam waktu 3 sampai 5 hari jika tidak segera ditangani. Infeksi ini menyebar cepat melalui percikan air hujan dari satu daun ke daun lain, terutama jika jarak antarpot kurang dari 30 sentimeter. Pengurangan kelembapan di sekitar tajuk menjadi kunci penting untuk menghentikan spora jamur berkembang biak.
Penanganan adenium yang sakit membutuhkan pemotongan jaringan busuk menggunakan pisau steril hingga tersisa bagian bonggol berwarna putih bersih. Setelah dipangkas, oleskan bahan penutup luka seperti pasta belerang, lalu anginkan tanaman di tempat teduh terhindar dari hujan selama 7 hingga 14 hari sebelum ditanam kembali pada media poros. Langkah pemulihan ini efektif mengembalikan kesehatan adenium dalam waktu 3 hingga 4 minggu.