Aglonema, Penyakit Aglonema: Gejala & Cara Mengobati
jacilluch / BY-SA

Penyakit Aglonema: Gejala & Cara Mengobati

Penyakit aglonema pada musim hujan dapat diatasi secara efektif melalui diagnosis gejala yang tepat antara infeksi bakteri dan jamur serta tindakan sanitasi yang cepat.

Jawaban singkat

Puncak musim hujan dengan kelembapan udara di atas 85% sering menjadi ancaman utama bagi pemelihara aglonema di seluruh Indonesia. Peningkatan kadar air tanah dan minimnya paparan sinar matahari langsung menciptakan kondisi ideal bagi perkembangan spora jamur patogen serta koloni bakteri pembusuk.

Ringkas: Aglonema

Cahaya
Cahaya terang tidak langsung (naungan 60-70%)
Penyiraman
Siram saat 2-3 cm media tanam atas kering
Musim
Sepanjang tahun (penyesuaian saat hujan/kemarau)
Tingkat Kesulitan
Sedang

Sangat sensitif terhadap kelebihan air dan ketiadaan drainase yang baik.

Serangan penyakit pada aglonema umumnya diawali dari sistem perakaran atau pangkal batang yang tergenang air selama lebih dari 24 jam. Jika pembudidaya tidak melakukan pemeriksaan rutin minimal 2 kali seminggu, pembusukan dapat mematikan seluruh jaringan tanaman hanya dalam waktu 3 hingga 5 hari.

Pengobatan yang efektif memerlukan identifikasi presisi antara infeksi bakteri yang ditandai bau busuk menyengat serta jaringan lunak berair, dengan infeksi jamur yang cenderung membentuk lingkaran konsentris atau pelayuan bertahap. Melakukan isolasi fisik sejauh 2 meter dari tanaman sehat adalah langkah sanitasi pertama yang wajib diterapkan.

Pencegahan berkelanjutan dapat dilakukan dengan mengganti media tanam menggunakan racikan porous berupa sekam bakar, cocopeat cuci, dan pasir malang berbanding 2:1:1, serta menjaga sirkulasi udara di sekitar rak tanaman. Pemangkasan daun terinfeksi menggunakan alat yang disterilkan dengan alkohol 70% akan menekan risiko penularan hingga 90%.

Penyebab & Cara Mengatasi

Busuk Lembek Bakteri (Erwinia carotovora)

Ciri: Jaringan daun atau batang menjadi lembek berair, berubah warna menjadi cokelat kehitaman, dan mengeluarkan bau busuk yang sangat menyengat.

Solusi: Isolasi tanaman, pangkas bagian yang terinfeksi hingga jaringan sehat, lalu aplikasikan bakterisida hayati atau bahan berbahan aktif tembaga sesuai petunjuk.

Layu Fusarium (Fusarium oxysporum)

Ciri: Tulang daun memucat, daun meliuk dan layu secara bertahap, serta terdapat cincin cokelat pada bekas potongan pembuluh batang.

Solusi: Bongkar tanaman, cuci bersih akar, buang bagian akar yang busuk, dan rendam dalam larutan fungisida sistemik sebelum ditanam di media baru.

Antraknosa (Colletotrichum sp.)

Ciri: Bercak melingkar berwarna cokelat tua hingga kehitaman pada permukaan daun dengan tepi berwarna kuning cerah.

Solusi: Potong daun yang berbercak parah, kurangi kelembapan lingkungan, dan aplikasikan fungisida kontak secara merata pada seluruh permukaan daun.

Busuk Akar dan Pangkal Batang (Pythium sp.)

Ciri: Pangkal batang menguning dan lembek, akar menjadi hitam serta mudah terkelupas saat dipegang, namun tidak mengeluarkan bau busuk menyengat.

Solusi: Pangkas seluruh akar yang membusuk, beri penutup luka potongan pada batang, dan ganti total media tanam dengan racikan yang lebih porous.

Langkah-langkah

  1. Isolasi tanaman aglonema yang menunjukkan gejala sakit ke tempat terpisah yang kering dan memiliki sirkulasi udara baik.
  2. Bongkar tanaman dari pot secara perlahan, lalu bersihkan sisa media tanam pada akar menggunakan air mengalir.
  3. Potong seluruh bagian akar, batang, atau daun yang terinfeksi menggunakan gunting setek steril hingga tersisa jaringan yang benar-benar sehat.
  4. Tanam kembali aglonema menggunakan pot baru berdrainase baik dan media tanam steril yang porous, lalu simpan di tempat teduh tanpa disiram selama 2 hari.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa perbedaan utama antara busuk akibat bakteri dan jamur pada aglonema?

Busuk bakteri ditandai dengan jaringan basah berair dan bau busuk yang sangat menyengat, sedangkan busuk akibat jamur biasanya kering, membentuk pola lingkaran, atau menyebabkan pelayuan tanpa bau menyengat.

Bolehkah memakai ulang media tanam bekas aglonema yang pernah terserang penyakit?

Sangat tidak disarankan. Media bekas tersebut mengandung spora jamur atau bakteri patogen yang dapat menulari tanaman sehat lainnya. Sebaiknya buang atau fermentasi ulang media tersebut secara terpisah.

Bagaimana cara mensterilkan alat potong yang aman untuk aglonema?

Usap bilah gunting atau pisau menggunakan alkohol 70% atau celupkan ke dalam larutan pemutih yang diencerkan sebelum dan sesudah memotong tiap bagian tanaman.

Apakah aglonema yang habis akarnya akibat busuk masih bisa diselamatkan?

Bisa, selama bagian titik tumbuh atau batang utamanya belum membusuk. Potong bagian batang yang busuk hingga bersih, beri penutup luka pada bekas potongan, lalu lalukan propagasi ulang di media tanam yang sangat porous.

Mengapa penyakit busuk menyebar sangat cepat saat intensitas hujan tinggi?

Kelembapan udara yang tinggi dan percikan air hujan memudahkan spora jamur serta bakteri berpindah dari satu daun ke daun lain atau antar pot dengan sangat cepat.

Lebih lanjut tentang Aglonema

Panduan terkait

Penyakit & Solusi, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.