Bibit seledri siap dipindahkan ke media tanam permanen setelah berumur 30 hingga 40 hari atau telah memiliki 3 sampai 4 helai daun sejati. Gunakan polibag berdiameter minimal 20 centimeter atau buat bedengan tanah gembur dengan jarak tanam 15x20 centimeter. Pastikan media tanam sudah dicampur dengan pupuk kandang matang sebanyak 100 gram per lubang tanam. Lakukan pemindahan bibit pada sore hari agar tanaman tidak mengalami stres akibat paparan terik matahari.
Pemeliharaan tanaman seledri berfokus pada pengaturan kelembapan air dan pencahayaan. Siram tanaman 1 hingga 2 kali sehari tergantung kondisi cuaca, pastikan media tetap lembap namun tidak tergenang air. Di daerah dataran rendah atau musim kemarau, berikan naungan berupa peneduh atau paranet 50 persen untuk mencegah daun terbakar. Berikan pupuk organik cair setiap 7 hingga 10 hari sekali untuk menutrisi pertumbuhan vegetatif daun dan batang.
Pemanenan seledri dapat dilakukan ketika tanaman memasuki umur 80 hingga 100 hari setelah semai. Panen dapat dilakukan secara berkala dengan cara memetik 2 sampai 3 batang terluar yang sudah tua menggunakan pisau steril atau gunting rumput. Biarkan tunas dan daun muda di bagian tengah terus tumbuh untuk pemanenan berikutnya. Jika dirawat dengan baik, satu rumpun tanaman seledri dapat dipanen berkali-kali hingga umur 4 sampai 6 bulan.






