Sambil menunggu bibit siap, siapkan media tanam permanen berupa pot, polybag ukuran 25x25 cm, atau bedengan di lahan pekarangan dengan gembur dan kaya bahan organik. Campurkan tanah subur, pupuk kandang matang atau kompos dengan perbandingan 2:1:1, dan tambahkan sedikit sekam bakar untuk memperbaiki drainase. Biarkan media tanam selama satu minggu sebelum bibit dipindahkan agar unsur hara tercampur merata dan gas beracun dari dalam tanah menguap sempurna.
Pindahkan bibit seledri yang telah berumur 35 hingga 45 hari setelah semai ke media permanen secara hati-hati pada sore hari untuk menghindari stres tanaman akibat panas matahari. Jarak tanam ideal dalam polybag adalah satu tanaman per wadah, sementara pada bedengan di lahan buat jarak antar tanaman sekitar 15 hingga 20 sentimeter. Siram tanaman segera setelah proses pemindahan selesai untuk membantu akar beradaptasi dengan lingkungan baru.
Perawatan harian seledri mencakup penyiraman teratur dua kali sehari saat musim kemarau atau sekali sehari saat musim hujan, serta pemupukan susulan setiap dua minggu sekali menggunakan pupuk organik cair atau kompos tabur. Lakukan penyiangan gulma secara rutin di sekitar pangkal tanaman dan pangkas daun tua yang menguning untuk mencegah penularan penyakit serta merangsang pertumbuhan tunas baru. Panen pertama dapat dilakukan saat tanaman berumur 60 hingga 90 hari setelah tanam dengan cara memotong tangkai daun terluar atau mencabutnya secara keseluruhan.