Pilih bibit unggul dari biji atau sambung pucuk. Bibit dari biji memerlukan perendaman air hangat (50°C) selama 30 menit sebelum disemai di polybag. Setelah 2-3 bulan, bibit siap tanam di lahan. Lubang tanam dibuat 60x60x60 cm dengan jarak tanam 8-10 meter antar pohon. Campurkan pupuk kandang 10-15 kg per lubang dan biarkan 2 minggu sebelum tanam. Penanaman dilakukan saat awal musim hujan.
Perawatan meliputi penyiraman 2-3 kali seminggu pada musim kemarau, pemupukan NPK (16-16-16) 200-300 gram per pohon setiap 3 bulan, dan pemangkasan cabang yang mati atau terlalu rimbun. Pengendalian gulma dilakukan manual atau dengan mulsa jerami setebal 10 cm di sekitar batang. Jengkol mulai berbuah pada umur 3-5 tahun, dengan puncak produksi pada umur 10-15 tahun. Panen buah dilakukan saat polong berwarna coklat kehitaman dan biji terasa padat.
Hama utama adalah ulat pemakan daun (Setora nitens) dan kutu daun (Aphis sp.). Untuk mengendalikannya, semprotkan insektisida nabati seperti ekstrak daun mimba atau serai wangi setiap minggu jika serangan berat. Penyakit jamur akar (Ganoderma) dapat dicegah dengan drainase baik dan pemberian Trichoderma sp. ke tanah. Hindari penggunaan pestisida kimia berlebihan agar tidak merusak ekosistem. Konsultasi dengan BPP setempat untuk dosis yang tepat.