Seledri, Panduan Pemupukan Seledri yang Tepat per Fase Pertumbuhan
Sergei Starostin / Pexels

Panduan Pemupukan Seledri yang Tepat per Fase Pertumbuhan

Pemupukan seledri yang teratur dan pas sesuai usianya adalah kunci mendapatkan daun yang rimbun, hijau segar, serta batang yang tebal dan renyah.

Jawaban singkat

Seledri (Apium graveolens) merupakan tanaman sayuran perakaran dangkal yang membutuhkan ketersediaan hara secara konsisten sepanjang siklus hidupnya. Pada fase awal atau pembenihan hingga umur 14 hari setelah tanam (HST), seledri berfokus pada pembentukan akar dan adaptasi bibit. Penyiapan media tanam yang kaya bahan organik dengan dosis kompos matang 10 hingga 15 ton per hektar atau sekitar 200 hingga 300 gram per polibag ukuran 30 cm menjadi fondasi utama sebelum pemupukan susulan dimulai.

Ringkas: Seledri

Cahaya
Cahaya matahari pagi penuh (6-8 jam) dengan naungan parsial di siang hari yang terik
Penyiraman
Siram 1-2 kali sehari, jaga media tetap lembap tetapi tidak tergenang
Musim
Sepanjang tahun
Tingkat Kesulitan
Mudah

Seledri menyukai kelembapan tanah yang stabil dan kaya bahan organik.

Fase vegetatif awal berlanjut pada umur 15 hingga 30 HST, di mana seledri membutuhkan unsur Nitrogen tinggi untuk mendorong pembentukan anak daun dan batang baru. Pemupukan susulan pertama dilakukan pada umur 14 HST menggunakan larutan pupuk nitrogen yang dikocorkan pada perakaran seminggu sekali. Selama periode ini, pastikan tanah tetap lembap namun tidak tergenang agar penyerapan hara berjalan optimal, terutama pada musim kemarau saat penguapan air cukup tinggi.

Memasuki fase pertumbuhan cepat pada umur 31 hingga 60 HST, tanaman seledri membutuhkan kombinasi unsur hara makro seimbang serta hara mikro seperti Kalsium dan Boron. Pemberian pupuk NPK seimbang secara kocor dilakukan dengan interval 7 hingga 10 hari sekali. Kalsium dan Boron sangat krusial pada fase ini untuk mencegah penyakit pembusukan ujung daun (blackheart) serta menjaga struktur batang agar tidak gampang retak atau pecah.

Pada fase pemeliharaan dan panen berulang (di atas 60 HST), pemupukan terus dilanjutkan untuk menjaga produktivitas pemetikan daun. Pemberian Pupuk Organik Cair (POC) daun dapat disemprotkan setiap 5 hingga 7 hari sekali setelah pemetikan batang tua dilakukan. Saat musim hujan, penyemprotan difokuskan pada pemupukan daun dan kalsium untuk memperkuat jaringan tanaman dari serangan patogen tular tanah.

Langkah-langkah

  1. Lakukan aplikasi pupuk dasar berupa kompos atau pupuk kandang matang sebanyak 200-300 gram per pot/polibag atau 10-15 ton/ha pada lahan 2 minggu sebelum tanam.
  2. Berikan pemupukan susulan I pada umur 14 HST menggunakan pupuk NPK atau pupuk tinggi Nitrogen secara kocor dengan volume 100 ml per tanaman.
  3. Lanjutkan pemupukan susulan II dan III pada umur 28 HST dan 42 HST dengan pupuk NPK seimbang ditambah unsur mikro Kalsium.
  4. Semprotkan Pupuk Organik Cair (POC) atau pupuk daun setiap 7-10 hari sekali hingga masa panen petik rutin.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa kali seledri harus dipupuk dalam seminggu?

Pemupukan kocor umumnya dilakukan 1 kali seminggu, sedangkan penyemprotan pupuk daun dapat dilakukan 7 hingga 10 hari sekali.

Mengapa batang seledri menjadi kaku dan mudah retak?

Hal tersebut biasanya disebabkan oleh kekurangan unsur mikro Boron dan Kalsium serta fluktuasi penyiraman yang terlalu ekstrim.

Bolehkah seledri hanya dipupuk menggunakan Pupuk Organik Cair (POC)?

Bisa, namun POC harus dikombinasikan dengan pupuk dasar organik yang kaya dan padat agar kebutuhan hara makro seledri terpenuhi.

Apa tanda tanaman seledri mengalami kelebihan pupuk?

Tanda kelebihan pupuk adalah ujung daun tampak seperti terbakar (brunout), daun melengkung ke bawah, dan pertumbuhan tanaman stagnan.

Kapan waktu terbaik untuk melakukan pemupukan seledri?

Waktu terbaik adalah pagi hari sebelum jam 09.00 atau sore hari setelah jam 15.00 saat stomata daun terbuka dan suhu udara tidak terlalu panas.

Lebih lanjut tentang Seledri

Panduan terkait

Pemupukan, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.