Selain serangan hama, penyiraman yang tidak teratur pada musim kemarau memicu stres pasokan kalsium ke jaringan daun muda seledri. Penyiraman seledri di bedengan maupun pot sebaiknya dilakukan rutin 2 kali sehari, yaitu pada pukul 07.00 pagi dan 16.00 sore dengan volume sekitar 250 hingga 500 mililiter per tanaman agar media tumbuh tetap berada pada tingkat kelembapan konstan.
Penggunaan naungan paranet dengan kerapatan 50 persen sangat dianjurkan untuk mengurangi intensitas paparan cahaya matahari langsung selama bulan Juli hingga Oktober. Langkah teknis ini efektif menjaga kelembapan mikro di sekitar tajuk seledri dan mampu menekan laju penguapan air tanah hingga 30 persen.
Lakukan pemeriksaan rutin pada permukaan bawah daun seledri sekurang-kurangnya 2 kali dalam seminggu untuk mendeteksi keberadaan hama secara dini. Sanitasi gulma di sekitar area pertanaman dengan radius minimal 1 meter juga wajib dijaga agar tidak menjadi sarang atau inang alternatif bagi serangga pembawa virus.






