Tahap penyemaian diawali dengan merendam benih paprika dalam air hangat selama 30 menit, kemudian disemai pada tray penyemaian menggunakan media halus. Bibit paprika siap dipindahkan ke polybag ukuran 40x40 cm atau bedengan berjarak tanam 50x60 cm setelah berumur 25-30 hari atau saat telah memiliki 4-5 helai daun sejati. Penyiraman awal dilakukan rutin 1-2 kali sehari dengan volume sekitar 500 ml per tanaman tergantung tingkat kelembapan tanah.
Pemeliharaan tanaman meliputi pemupukan susulan menggunakan pupuk NPK berimbang setiap 10-14 hari sekali dengan takaran 5-10 gram per tanaman pada fase vegetatif. Pemasangan ajir bambu setinggi 1,5 meter harus dilakukan sejak tanaman berumur 2 minggu agar tidak merusak sistem perakaran. Pemangkasan tunas air di bawah cabang utama (cabang V) secara berkala sangat krusial agar aliran nutrisi fokus pada pembentukan buah utama yang tebal dan besar.
Tanaman paprika mulai dapat dipanen pertama kali pada umur 85-100 hari setelah tanam saat buah berukuran maksimal dan berkulit mengkilap. Pemetikan buah dilakukan secara bertahap setiap 5-7 hari sekali menggunakan gunting tajam dengan menyisakan tangkai sepanjang 1-2 cm. Perawatan tanaman yang konsisten memungkinkan paprika terus berproduksi hingga masa panen berakhir pada umur 6-8 bulan.






