Bibit paprika siap dipindahkan ke media tanam permanen berupa polybag ukuran 40 sentimeter atau langsung di bedengan lahan setelah berumur 35 hari sejak semai. Gunakan media tanam yang gembur dan kaya bahan organik dengan mencampurkan tanah subur, pupuk kandang matang, dan sekam mentah, serta tambahkan dolomit jika tingkat keasaman tanah di bawah pH 6 agar penyerapan unsur hara kalsium berjalan optimal.
Perawatan harian yang krusial meliputi penyiraman rutin sebanyak 1 hingga 2 kali sehari tergantung kondisi cuaca musim kemarau atau hujan, serta pemupukan susulan setiap 7 hari sekali menggunakan pupuk organik cair atau NPK seimbang dengan takaran yang disesuaikan fase pertumbuhan tanaman. Lakukan pemasangan ajir atau penopang bambu setinggi 1 meter saat tanaman berumur 1 bulan agar batang utama tidak patah ketika mulai berbuah lebat.
Paprika umumnya sudah dapat mulai dipanen saat berumur 75 hingga 90 hari setelah tanam, ditandai dengan ukuran buah yang sudah maksimal dan perubahan warna kulit dari hijau tua menjadi merah, kuning, atau oranye cerah sesuai varietasnya. Gunakan gunting tajam dan steril saat memetik buah bersama tangkainya untuk menghindari luka pada cabang utama dan merangsang pembungaan susulan.