Paprika, Panduan Pemupukan Paprika yang Tepat per Fase Tumbuh
Nguyen Huy / Pexels

Panduan Pemupukan Paprika yang Tepat per Fase Tumbuh

Pemupukan paprika yang tepat per fase pertumbuhan kunci utama mendapatkan buah tebal, mengilap, dan berbobot tinggi sepanjang tahun.

Jawaban singkat

Pemupukan paprika di iklim tropis Indonesia memerlukan perhatian khusus pada keseimbangan hara agar tanaman dapat berproduksi optimal sepanjang tahun. Sebelum tanam, olah tanah dengan mencampurkan 10 hingga 15 ton per hektar atau sekitar 1 sampai 2 kg pupuk kandang matang per lubang tanam. Pemberian kapur pertanian sebanyak 50 hingga 100 gram per lubang tanam juga penting dilakukan 2 minggu sebelum tanam untuk menjaga pH tanah tetap ideal pada kisaran 6,0 hingga 6,8.

Ringkas: Paprika

Cahaya
Sinar matahari penuh 6 hingga 8 jam sehari
Penyiraman
Jaga kelembapan media secara konsisten, jangan sampai terlalu basah
Musim
Sepanjang tahun dengan perlindungan musim hujan
Tingkat Kesulitan
Sedang

Butuh perhatian khusus pada ketersediaan air dan suhu lingkungan

Memasuki fase vegetatif pada umur 1 hingga 4 minggu setelah tanam (MST), fokus pemupukan bertujuan memperkuat akar dan membentuk percabangan yang kokoh. Berikan pupuk susulan berkadar nitrogen dan fosfor seimbang melalui metode kocor setiap 7 hari sekali dengan volume 200 ml larutan per tanaman. Pada musim hujan, frekuensi pengocoran dapat disesuaikan agar media tanam tidak terlalu basah yang berpotensi memicu pembusukan akar.

Pada fase generatif dan pembungaan yang berlangsung antara 5 hingga 8 MST, kebutuhan kalium dan kalsium meningkat pesat untuk memicu pembentukan bunga serta mencegah kerontokan. Aplikasi pupuk kocor dengan kandungan kalium tinggi dan kalsium terlarut dilakukan setiap 7 hingga 10 hari sekali dengan dosis larutan 250 ml per tanaman. Defisiensi kalsium pada fase ini sangat kritis karena dapat memicu timbulnya gejala busuk ujung buah pada hasil panen.

Saat tanaman memasuki fase pembuahan dan pemanenan berulang mulai 9 MST hingga 24 MST, pemupukan rutin dilakukan setiap 5 hingga 7 hari sekali setelah panen petik. Fokus pemupukan adalah menjaga ketersediaan kalium dan magnesium untuk mempertebal dinding buah, meningkatkan bobot, serta mempertahankan kilap warna buah paprika. Pada musim kemarau, kombinasikan pemupukan kocor dengan penyiraman teratur dua kali sehari agar penyerapan hara oleh akar tetap berjalan lancar.

Langkah-langkah

  1. Lakukan pemupukan dasar menggunakan 1-2 kg kompos matang dan kapur pertanian per lubang tanam 14 hari sebelum bibit ditanam.
  2. Kocor larutan pupuk fase vegetatif berkadar nitrogen dan fosfor seimbang sebanyak 200 ml per tanaman setiap 7 hari sekali pada umur 1-4 MST.
  3. Beralih ke pupuk tinggi kalium dan kalsium sebanyak 250 ml per tanaman setiap 7-10 hari sekali pada fase pembungaan umur 5-8 MST.
  4. Berikan pupuk susulan pemeliharaan tinggi kalium dan magnesium setiap selesai pemetikan buah dari umur 9 MST hingga masa akhir produksi.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa frekuensi pemupukan paprika yang ideal dalam seminggu?

Frekuensi pemupukan ideal adalah 1 kali seminggu pada fase vegetatif dan dapat ditingkatkan menjadi 1-2 kali seminggu saat fase pembuahan intensif.

Mengapa ujung buah paprika saya membusuk dan menghitam?

Kondisi tersebut adalah gejala busuk ujung buah yang disebabkan oleh kekurangan unsur kalsium atau fluktuasi penyiraman yang tidak stabil.

Apakah paprika bisa dipupuk hanya dengan pupuk organik?

Bisa, namun memerlukan kombinasi pupuk kandang matang, kasgot, dan pupuk organik cair (POC) kaya kalium yang diaplikasikan lebih rutin.

Kapan waktu terbaik memberikan pupuk kalsium pada paprika?

Pupuk kalsium paling krusial diberikan mulai fase pembentukan kuncup bunga (sekitar 5 MST) hingga masa pembesaran buah.

Bagaimana penyesuaian pemupukan paprika saat musim hujan deras?

Kurangi volume air pengocoran, tingkatkan konsentrasi larutan pupuk secukupnya sesuai label, dan pastikan drainase bedengan berfungsi baik.

Lebih lanjut tentang Paprika

Panduan terkait

Pemupukan, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.