Panduan Pemupukan Paprika yang Tepat per Fase

Pupuk paprika secara bertahap sesuai fase pertumbuhan agar buah lebat dan berkualitas, mulai dari semai hingga panen.

Jawaban singkat

Pemupukan paprika yang tepat sangat menentukan produktivitas dan kualitas buah. Di Indonesia, paprika bisa ditanam sepanjang tahun dengan irigasi yang baik. Prinsip dasarnya adalah memberikan pupuk sesuai fase: semai, vegetatif awal, vegetatif lanjut, generatif (bunga dan buah), serta pemeliharaan. Gunakan kombinasi pupuk organik dan anorganik untuk hasil optimal.

Ringkas: Paprika

Cahaya
Sinar matahari penuh 6 hingga 8 jam sehari
Penyiraman
Jaga kelembapan media secara konsisten, jangan sampai terlalu basah
Musim
Sepanjang tahun dengan perlindungan musim hujan
Tingkat Kesulitan
Sedang

Butuh perhatian khusus pada ketersediaan air dan suhu lingkungan

Fase semai (0-4 minggu setelah semai): Gunakan media semai yang subur. Seminggu setelah semai, beri pupuk daun dengan kandungan N tinggi (misal 30-10-10) seminggu sekali dengan dosis rendah. Saat bibit berumur 3-4 minggu atau berdaun 4-5 helai, pindahkan ke polybag atau lahan. Beri pupuk dasar berupa pupuk kandang matang 10-15 ton/ha atau 2-3 kg/m2 untuk bedengan, ditambah TSP 100-150 kg/ha (setara 10-15 g/tanaman) dan KCl 50-75 kg/ha (5-7 g/tanaman).

Fase vegetatif (4-8 minggu setelah pindah tanam): Tanaman membutuhkan nitrogen tinggi untuk pertumbuhan daun dan batang. Beri pupuk susulan pertama saat 7-10 hari setelah pindah tanam (HST) menggunakan urea 50-75 kg/ha (5-7 g/tanaman) atau ZA 100-150 kg/ha. Ulangi setiap 10-14 hari dengan dosis sama hingga tanaman berumur 6 minggu. Jika menggunakan pupuk majemuk seperti NPK 16-16-16, beri 10-15 g/tanaman setiap 2 minggu. Pada fase ini, pastikan kebutuhan air tercukupi.

Fase generatif (8 minggu hingga panen): Saat tanaman mulai berbunga (sekitar 6-8 MST), kurangi N dan tingkatkan P dan K. Gunakan pupuk NPK 12-12-17 atau 15-15-15 dengan dosis 15-20 g/tanaman setiap 2 minggu. Semprotkan pupuk daun berkalsium tinggi (Ca) seminggu sekali untuk mencegah busuk ujung buah (BER). Saat buah mulai terbentuk, tambahkan KCl 5-10 g/tanaman setiap 2 minggu. Hentikan pemupukan 2 minggu sebelum panen terakhir. Selalu siram setelah pemupukan agar pupuk cepat larut dan diserap akar.

Langkah-langkah

  1. Siapkan pupuk dasar: pupuk kandang matang 10-15 ton/ha, TSP 100-150 kg/ha, dan KCl 50-75 kg/ha, campur rata dengan tanah bedengan seminggu sebelum tanam.
  2. Seminggu setelah pindah tanam, beri pupuk pertama: urea 5-7 g/tanaman atau ZA 10-15 g/tanaman, ulangi setiap 10-14 hari hingga 6 MST.
  3. Mulai fase generatif (6-8 MST), ganti pupuk menjadi NPK 15-15-15 atau 12-12-17 dengan dosis 15-20 g/tanaman setiap 2 minggu, ditambah semprot Ca daun seminggu sekali.
  4. Saat buah mulai terbentuk, tambahkan KCl 5-10 g/tanaman setiap 2 minggu, hentikan pemupukan 2 minggu sebelum panen terakhir.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Kapan waktu terbaik memberi pupuk dasar untuk paprika?

Pupuk dasar diberikan saat pengolahan tanah, minimal seminggu sebelum tanam, agar pupuk tercampur rata dan tersedia bagi akar.

Apakah pupuk kandang saja cukup untuk paprika?

Tidak cukup. Pupuk kandang menyediakan unsur hara makro dan mikro tetapi dalam jumlah terbatas. Perlu ditambah pupuk anorganik sesuai fase untuk hasil maksimal.

Mengapa daun paprika menguning meski sudah dipupuk?

Penyebabnya bisa karena kelebihan air (genangan), kekurangan N, atau serangan hama. Periksa drainase dan pastikan dosis N cukup. Jika perlu, konsultasi ke penyuluh.

Bolehkah menggunakan pupuk NPK 16-16-16 terus menerus?

Tidak dianjurkan. Fase generatif membutuhkan K lebih tinggi, jadi ganti dengan NPK 12-12-17 atau tambahkan KCl.

Berapa kali pemupukan susulan dalam satu musim tanam?

Rata-rata 6-8 kali, tergantung umur panen. Pemupukan dilakukan setiap 10-14 hari pada fase vegetatif, dan setiap 2 minggu pada fase generatif.

Apakah perlu semprot pupuk daun?

Ya, terutama pupuk kalsium untuk mencegah busuk ujung buah (BER). Semprot seminggu sekali pada fase generatif.

Lebih lanjut tentang Paprika

Panduan terkait

Pemupukan, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.