Penyiraman paprika harus dilakukan secara teratur sebanyak 1 hingga 2 kali sehari tergantung kondisi cuaca. Pada musim kemarau, siram tanaman setiap pagi pukul 07.00 dan sore pukul 16.00 dengan volume sekitar 500 ml per pot, sedangkan pada musim hujan frekuensi disesuaikan agar media tidak terlalu basah. Pemupukan susulan dilakukan setiap 14 hari sekali menggunakan 200 gram pupuk kandang matang atau pupuk organik cair yang dikocorkan di sekitar pangkal batang.
Untuk menopang bobot buah yang berat, pasang turus bambu setinggi 1,5 meter sejak tanaman berumur 2 minggu setelah pindah tanam. Lakukan pemangkasan pada tunas air (tunas samping) yang tumbuh di bawah cabang utama berbentuk huruf V agar aliran nutrisi terfokus pada pembentukan buah. Tambahkan kapur dolomit sebanyak 1 sendok makan per polybag setiap bulan untuk mencegah kekurangan kalsium yang memicu pembusukan pada ujung buah.
Panen pertama paprika dapat dilakukan pada umur 75 hingga 90 hari setelah pindah tanam, tergantung pada varietas dan letak ketinggian wilayah. Buah dapat dipetik saat masih berwarna hijau tua atau ditunggu hingga matang sempurna menjadi merah, kuning, atau oranye sekitar 2 hingga 3 minggu kemudian. Proses pemanenan dilakukan setiap 5 sampai 7 hari sekali dengan memotong tangkai buah menggunakan gunting tajam untuk mengoperasikan pemetikan tanpa merusak batang utama.






