Akar Paprika Busuk: Penyebab & Cara Mengatasi

Busuk akar pada paprika di musim hujan bisa disebabkan oleh beberapa faktor; kenali cirinya agar penanganan tepat.

Jawaban singkat

Musim hujan di Indonesia sering menjadi momok bagi petani paprika karena kelembaban tinggi memicu busuk akar. Gejala umum meliputi daun layu meski tanah basah, akar berwarna coklat kehitaman dan berlendir, serta pertumbuhan terhambat. Jika tidak segera ditangani, tanaman bisa mati dalam 1-2 minggu.

Ringkas: Paprika

Cahaya
Sinar matahari penuh 6 hingga 8 jam sehari
Penyiraman
Jaga kelembapan media secara konsisten, jangan sampai terlalu basah
Musim
Sepanjang tahun dengan perlindungan musim hujan
Tingkat Kesulitan
Sedang

Butuh perhatian khusus pada ketersediaan air dan suhu lingkungan

Penyebab utama busuk akar pada paprika antara lain jamur Phytophthora capsici yang menyerang saat drainase buruk dan genangan air lebih dari 24 jam. Ciri khasnya: batang dekat permukaan tanah menghitam dan berair (narrow neck). Alternatif lain adalah jamur Fusarium oxysporum yang menyebabkan layu pada satu sisi tanaman dan akar membusuk kering. Bisa juga karena serangan nematoda atau bakteri (Ralstonia solanacearum) yang membuat akar membusuk basah dan berlendir.

Untuk mengatasi, perbaiki drainase dengan membuat bedengan tinggi (30-40 cm) dan saluran air keliling. Saat musim hujan, kurangi frekuensi penyiraman menjadi 2-3 hari sekali jika tanah masih lembab. Gunakan mulsa plastik hitam perak untuk menekan kelembaban tanah dan mencegah percikan air. Lakukan rotasi tanaman dengan non-solanaceae (padi, jagung) minimal 2 tahun. Jika ditemukan tanaman sakit, segera cabut dan bakar, lalu taburkan kapur dolomit (100-200 gram per lubang tanam) untuk menaikkan pH tanah.

Pencegahan lebih baik dengan memilih benih tahan penyakit varietas lokal seperti Paprika Ungara atau Hibrida F1. Aplikasi fungisida berbahan aktif fosetil-Al atau mefenoksam hanya jika diperlukan dan sesuai dosis anjuran di label. Konsultasikan dengan penyuluh pertanian setempat untuk rekomendasi spesifik wilayah Anda.

Penyebab & Cara Mengatasi

Phytophthora capsici (Jamur)

Ciri: Batang pangkal menghitam dan menyempit (narrow neck), akar busuk basah, daun layu mendadak meski tanah basah. Biasanya muncul setelah hujan deras.

Solusi: Perbaiki drainase, buat bedengan tinggi, kurangi penyiraman, gunakan mulsa plastik, dan rotasi tanaman. Cabut dan bakar tanaman sakit.

Fusarium oxysporum (Jamur)

Ciri: Layu pada satu sisi tanaman, akar busuk kering, daun menguning dari bawah. Biasanya menyerang saat suhu tanah 20-30°C.

Solusi: Gunakan varietas tahan, sterilisasi tanah dengan solarisasi (plastik transparan 4-6 minggu), aplikasi Trichoderma sp. ke tanah sebelum tanam.

Nematoda (Penyakit cacing)

Ciri: Akar bengkak (puru), tanaman kerdil, daun menguning, layu saat siang hari. Terjadi di tanah berpasir.

Solusi: Tanam tanaman perangkap seperti marigold, aplikasi pupuk kandang matang, dan rotasi dengan padi atau kacang-kacangan.

Bakteri Ralstonia solanacearum

Ciri: Layu total mendadak, akar busuk basah dan berlendir, potongan batang mengeluarkan lendir putih saat dipotong. Biasanya pada suhu tinggi.

Solusi: Cabut tanaman sakit, kapur tanah dengan dolomit, hindari luka pada akar, dan gunakan benih bersertifikat bebas bakteri.

Langkah-langkah

  1. Identifikasi gejala: periksa akar dan batang bawah untuk membedakan penyebab (jamur, bakteri, nematoda).
  2. Perbaiki drainase: buat bedengan tinggi minimal 30 cm dan saluran air keliling agar tidak ada genangan.
  3. Kurangi penyiraman: di musim hujan, siram hanya jika tanah kering (cek kedalaman 5 cm), frekuensi 2-3 hari sekali.
  4. Aplikasi agens hayati: siram tanah dengan larutan Trichoderma sp. atau Pseudomonas fluorescens sesuai petunjuk kemasan.
  5. Cabut dan bakar tanaman yang sudah terinfeksi parah untuk mencegah penyebaran.
  6. Taburkan kapur dolomit 100-200 gram per lubang tanam untuk menaikkan pH tanah (idealnya 6.0-6.5).

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah paprika bisa ditanam di musim hujan?

Bisa, tetapi risiko busuk akar tinggi. Gunakan bedengan tinggi, mulsa plastik, dan pilih varietas tahan. Pastikan drainase baik.

Bagaimana ciri busuk akar karena jamur vs bakteri?

Jamur: batang pangkal menghitam dan menyempit. Bakteri: potongan batang mengeluarkan lendir putih, layu mendadak.

Apakah kapur dolomit bisa menyembuhkan busuk akar?

Kapur dolomit membantu meningkatkan pH tanah sehingga kurang cocok bagi jamur, tetapi tidak menyembuhkan tanaman yang sudah terinfeksi. Gunakan sebagai pencegahan.

Berapa lama rotasi tanaman yang dianjurkan?

Minimal 2 tahun (4 musim tanam) dengan tanaman bukan solanaceae seperti padi, jagung, atau kacang-kacangan.

Apakah Trichoderma aman untuk paprika?

Ya, Trichoderma adalah jamur antagonis yang aman dan efektif menekan patogen tular tanah. Aplikasikan ke tanah sebelum tanam.

Kenapa daun paprika layu meski tanah basah?

Itu gejala khas busuk akar. Akar rusak sehingga tidak bisa menyerap air. Periksa akar segera dan perbaiki drainase.

Lebih lanjut tentang Paprika

Panduan terkait

Busuk Akar, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.