Daun Bawang, Penyebab Akar Daun Bawang Busuk dan Cara Mengatasinya di Musim Hujan
Jean-Paul Wettstein / Pexels

Penyebab Akar Daun Bawang Busuk dan Cara Mengatasinya di Musim Hujan

Busuk akar pada daun bawang di musim hujan umumnya disebabkan oleh infeksi jamur Fusarium, serangan bakteri busuk basah, atau drainase lahan yang buruk.

Jawaban singkat

Pembusukan akar pada tanaman daun bawang (Allium fistulosum) sering menjadi ancaman utama para petani dan pekebun, terutama saat memasuki musim hujan dengan intensitas curah hujan melebihi 200 mm per bulan. Kondisi tanah yang terlalu basah dan lembap menciptakan lingkungan ideal bagi mikroorganisme patogen untuk berkembang biak dengan cepat. Pembusukan yang dibiarkan tanpa penanganan dapat menurunkan hasil panen hingga 80 persen dalam waktu kurang dari dua minggu.

Ringkas: Daun Bawang

Cahaya
Cahaya matahari penuh minimal 6 jam sehari
Penyiraman
Sedang, jaga tanah tetap lembap tanpa genangan
Musim
Sepanjang tahun
Tingkat Kesulitan
Mudah

Sangat responsif terhadap pemupukan organik rutin.

Masalah ini umumnya dipicu oleh kombinasi antara kelembapan tanah di atas 85 persen dan drainase yang tersumbat. Penyiraman yang berlebihan atau genangan air hujan yang tertahan selama lebih dari 6 jam di sekitar perakaran akan menurunkan kadar oksigen di dalam tanah. Tanpa oksigen yang cukup, perakaran daun bawang menjadi lemah, mengalami asfiksia, dan sangat rentan ditembus oleh spora cendawan maupun sel bakteri parasit.

Untuk menekan risiko infeksi di musim hujan, pembuatan bedengan dengan tinggi 30 hingga 40 cm dan lebar 100 cm sangat dianjurkan. Selain itu, porsi pemupukan unsur Nitrogen harus dikurangi hingga 30 persen dari dosis biasa, karena Nitrogen berlebih membuat jaringan tanaman menjadi terlalu sukulen dan lunak. Sebaliknya, penambahan unsur Kalium dan Kalsium perlu ditingkatkan untuk memperkuat dinding sel perakaran.

Sanitasi lahan secara berkala merupakan langkah krusial dalam mengendalikan penyebaran penyakit ini. Pencabutan tanaman yang menunjukkan gejala layu harus dilakukan setiap 2 hari sekali, diikuti dengan pemusnahan di luar area kebun. Penggunaan agen hayati yang dicampurkan pada media tanam sejak awal pengolahan lahan juga sangat membantu menekan populasi patogen tular-tanah secara berkelanjutan.

Penyebab & Cara Mengatasi

Cendawan Fusarium sp. (Layu Fusarium / Busuk Pangkal)

Ciri: Akar membusuk berwarna cokelat kehitaman, ujung daun menguning dan mengering, serta muncul miselium berwarna putih atau merah muda tipis di pangkal batang.

Solusi: Cabut tanaman terinfeksi, taburkan kapur pertanian untuk menaikkan pH tanah ke angka 6,5, dan aplikasikan agen hayati Trichoderma sp. pada media tanam.

Bakteri Pectobacterium sp. (Busuk Basah)

Ciri: Jaringan akar dan pangkal batang melunak, berlendir, basah, serta mengeluarkan bau busuk yang sangat menyengat.

Solusi: Ganti atau keringkan media tanam, kurangi pemupukan Nitrogen, dan semprotkan agens hayati berbasis Bacillus subtilis sesuai anjuran.

Asfiksia Akar (Drainase Buruk)

Ciri: Akar berwarna kecokelatan dan lembek tetapi tidak berbau busuk menyengat, tanaman kerdil, serta daun tampak pucat secara merata.

Solusi: Perbaiki saluran drainase di sekeliling bedengan, gemburkan tanah di sekitar rimpang secara hati-hati, dan hentikan penyiraman sementara waktu.

Langkah-langkah

  1. Lakukan pemeriksaan visual pada bedengan daun bawang setiap pagi untuk mendeteksi adanya daun yang menguning atau layu abnormal.
  2. Cabut seluruh bagian tanaman yang akar dan pangkalnya sudah membusuk hingga ke akarnya, lalu masukkan ke dalam wadah tertutup untuk dimusnahkan.
  3. Perdalam parit atau saluran pembuangan air di antara bedengan hingga kedalaman 40 cm agar air hujan segera mengalir dan tidak menggenang.
  4. Taburkan kapur dolomit secukupnya di area bekas pencabutan tanaman untuk menetralkan asam dan menekan sisa patogen di dalam tanah.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah daun bawang yang akarnya sudah busuk bisa diselamatkan?

Jika pembusukan sudah mencapai lebih dari 50 persen sistem perakaran dan pangkal batang melunak, tanaman tidak dapat diselamatkan dan harus segera dimusnahkan.

Mengapa penyakit busuk akar lebih cepat menyebar di musim hujan?

Tingginya kelembapan udara dan tanah membuat spora jamur serta bakteri berkembang biak pesat, sementara percikan air hujan membantu menyebarkan patogen ke tanaman sehat.

Apakah pupuk kandang sapi atau ayam bisa menyebabkan busuk akar?

Pupuk kandang yang belum matang sempurna masih mengalami proses fermentasi yang menimbulkan panas dan membawa spora patogen pembawa busuk akar.

Berapa pH tanah yang ideal untuk mencegah busuk akar pada daun bawang?

pH tanah ideal untuk daun bawang berkisar antara 6,5 hingga 7,5. Tanah yang terlalu asam (pH di bawah 6,0) sangat disukai oleh cendawan patogen Fusarium.

Bolehkah menanam kembali daun bawang di lokasi yang pernah kena busuk akar?

Tidak disarankan secara langsung. Lakukan rotasi tanaman dengan keluarga non-Allium seperti bayam atau sawi selama 2 sampai 3 musim tanam terlebih dahulu.

Lebih lanjut tentang Daun Bawang

Panduan terkait

Busuk Akar, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.